TENTANG ASA (END)

TENTANG ASA (END)

  • WpView
    Leituras 689
  • WpVote
    Votos 57
  • WpPart
    Capítulos 10
WpMetadataReadConcluída sáb, fev 5, 2022
WpInfo
Fanfic
TREASURE
"Lia, kalo nanti ada hal yang nggak enak tentang gue. Janji jangan khawatir ya" ucap Aksara yang mulai memasuki mobilnya. Aulia yang mendengar hal itu hanya tersenyum dan melambaikan tangan pada Aksara yang mulai melajukan mobilnya. Setibanya di dalam kamar, banyak sekali pertanyaan yang menari-nari di kepalanya karena pernyataan yang dilontarkan oleh Aksara sejak 10 menit lalu. "Lo nggak mungkin ninggalin gue, kan?" batin Aulia sambil merebahkan dirinya di kasur empuk miliknya.
Todos os Direitos Reservados
#382
ryujin
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME)
  • are you listening? || jaesahi || TREASURE
  • Spring Day : #2 The Fate
  • MAREAPADA [Revision]
  • The Hot Mafia ||-PJM-||
  • I'm Not the Protagonist (Completed)
  • Alana | Treasure
  • Boss (JeongBby)

Tepat di depan mata. Raiya seakan membeku disana, matanya nggak terlepas dari mobil yang baru saja terlempar tepat di depannya. Entah kenapa keadaan seolah semakin mendramatisir, hujan turun dengan derasnya sore itu, memadamkan api yang berasal dari ledakan mobil di depannya. Suara sirine ambulans saling bersautan dengan suara sirine mobil polisi, keadaan semakin kacau. Beruntung, yah Raiya bersyukur seseorang yang berada di dalam mobil itu sudah diselamatkan sebelum mobil meledak. Dan seketika itu pula, tubuh Raiya langsung limbung terjatuh begitu saja, isakan tangisnya semakin jelas terdengar meski di bawah guyuran hujan. Satu patah kata pun nggak bisa terucap, ingin sekali dia menghampirinya yang sudah berada di mobil ambulans, tapi kakinya masih saja membeku di tempat. Hanya sesak yang terasa. "Kak Chi-ko ...." "Dia nggak akan kenapa-kenapa! Ayo Ray, gue anter pulang sekarang!" ajak paksa seseorang yang sudah berdiri sejak tadi di belakang Raiya, tapi Raiya hanya bergeming. Seseorang itu samasekali nggak menduga kalau hal semacam ini akan terjadi. Liontin yang ada di genggamannya seketika terlepas begitu melihat mobil lamborgini hitam yang sangat dia kenal terlempar begitu saja di depan Raiya. Dia dekap Raiya ke pelukannya, menatap nanar ke mobil yang sudah nggak berwujud itu. Hanya satu yang ada di pikirannya saat itu, penyesalan. "Kak Chiko, itu Kak Chiko, nggak, nggak, itu bukan Kak Chiko, pasti itu bukan Kak Chiko, dia bukan Kak Chiko!"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo