We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Permata Hati

Permata Hati

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 28, 2021
WpInfo
Non-Fiction
1. Blurb "Assalamualaikum Nak Nayla. Maaf dengan berat hati saya harus meminta Laily kembali, Nak. Anak saya, Tarman dalam waktu dekat akan menjemputnya," ucap Mbah Kakung. "Tidak! Siapa Tarman? Apa hak Tarman pada Laily? Bagaimana mungkin saya akan menyerahkannya begitu saja. Empat tahun saya sudah merawatnya. Empat tahun saya mendampinginya, empat tahun dia panggil saya 'Mama.' Tidak, tidak akan saya serahkan!" jerit Nayla. Apa yang akan dilakukan Nayla untuk mempertahankan Laily? 2. Prolog Bagai Langit tanpa Bintang Bagai Hujan tanpa Pelangi Bagai Pohon tanpa Buah Bagai Sayur tanpa Garam Begitulah kehidupan keluarga tanpa buah hati. Hidup terasa sunyi. Tak ada canda tawa yang menemani. Tak ada obat yang dapat menghilangkan luka. Demikianlah yang terjadi pada Nayla. Pernyataan dokter bahwa dia dan sang suami sehat-sehat saja, tak mampu membuahkan seorang anak yang didamba. Meski mereka merasa telah menerima takdir yang ada, sang ibu sebaliknya. Dia terus mendesak agar Nayla mempunyai keturunan. Jalan pun akhirnya ditempuh Nayla dengan mengadopsi seorang anak yang tidak dikenal siapa orang tuanya. Upayanya mulus pada mulanya. Namun, apa yang terjadi selanjutnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit untuk Asa
  • Sahna ✓
  • takdir 7 bersaudara
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Mom, I'm Sorry
  • ILUSI dan MIMPI
  • Empty | 00L NCT Dream
  • GRIZLEN {On Going}

Setelah bertahun-tahun menunggu dan berharap, akhinya Angkasa pun dapat menerima kenyataan pahit bahwa dirinya di buang oleh keluarganya. Seperti nasehat Ibu Diana bahwa dia tidak boleh menjadi seseorang yang pendendam. Dengan melupakan mereka yang telah menorehkan luka menyakitkan di hatinya, Angkasa pun akhinya dapat melakukan hal tersebut. Dia mulai menjalani hidup barunya bersama Ibu Diana dan seluruh anak-anak panti. Hidupnya baik-baik saja. Angkasa tumbuh menjadi anak yang ceriah dan dapat di andalkan. Namun, semua berubah saat mereka yang telah Angkasa lupakan muncul dan meminta Angkasa untuk kembali tinggal bersama. Hidupnya kembali kacau balau dan luka yang sudah terlupakan itu pun kembali terasa menyakitkan. "KENAPA?! KENAPA KALIAN BARU DATANG SEKARANG?! KENAPA SETELAH 11 TAHUN KALIAN MEMBUANG SAYA DAN MEMBIARKAN SAYA TUMBUH SENDIRI DI SINI, KALIAN BARU DATANG SEKARANG?! TAK TAUKAH KALIAN BETAPA SULITNYA SAYA BERTAHAN TANPA ADANYA KALIAN?" Angkasa. "Jangan pernah lu mengaku bahwa lu keluarga gua, karena semua keluarga gua udah MATI! mereka semua sudah MATI sejak gua di tinggalkan di panti asuhan ini 11 tahun lalu!" Angkasa. "Enggak!! gua akan terus dateng ke sini! gua akan terus ganggu lu! gua akan terus paksa lo sampai lo bosen, samapi lo muak! sampai lo mau ikut gua pulang ke rumah dan tinggal bersama!" Langit. 6 MARET 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines