Story cover for NAYA by putricansea
NAYA
  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Aug 27, 2021
"Apapun itu kegiatanmu bukan urusanku gitu juga sebaliknya apapun itu kegiatanku bukan urusanmu" kata Kana dengan wajah datarnya
Aku cukup kaget karena Kana seperti ini, mungkin dia lelah 
"Well, siapa yang mencampuri kegiatanmu? Aku cuma nanya baik baik, kalo gamau jawab yaudh diem" kata Maya dan bergegas untuk pergi
"Mau pergi kemana hmm?" Cegat Kana seraya memegang pergelangan tangan Maya
"Aku pergi kemana pun itu, bukan urusanmu kan?"kata Maya menatap mata Kana seraya mencoba melepaskan tangannya 
"Kalo aku mau ikut? Jadi urusanku juga kan?" kata Kana menatap mata Naya
Ya inilah Kana ia keras kepala, sikapnya yang seperti ini yang membuatku ingin maju tapi selalu dipatahkan oleh gengsi, aku takut jika aku ungkapkan akan ada jarak diantara kami. Jika tidak diungkapkan seperti orang tidak waras sendiri bukan? Sedih sendiri dan senang sendiri
Aku sangat ingin memperjelas ini semua, tapi entahlah kapan kurasa sangat susah tapi akan aku coba.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add NAYA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Sudut pandang (felisha) by alghisty_
7 parts Ongoing
"Kasih gue tutorr dong din. Kayaknya lo gampang banget bisa punya pacar. Masa gue yang ganteng gini belum bisa dapetin feli juga? Lo sih fel. Susah banget di gapai. Tinggal terima gue kenapa sih? Gue kan iri sama nadine" omel galuh menyalahkan felisha membuat felisha memutar bola matanya malas. "Ya lagian, ngapain juga lo sukanya sama gue? Kan banyak cewe lain yang bisa lo sukain" cibir felisha. "Ya ngga tau, ini semua kan gara-gara lo. Siapa suruh lo cantik, gemesin, nganenin, lucu gitu? Kan gue jadi suka sama lo" *** Galuh menggeleng cepat "Ngga kok, Ayo bareng aja. Searah juga kan tujuan kita. Ke pelaminan" gurau Galuh dengan alis yang ia naik turunkan membuat felisha berdecak. "Buru! Ngga usah bercanda. Gue Ngga punya banyak waktu" desak felisha. Karena sebentar lagi shift kerjanya akan dimulai, menjadi seorang barista di caffe Coffee yang terkenal membuatnya menjadi super super sibuk disela tugas kuliahnya. Galuh murung, karena gombalannya yang sama sekali tidak mempan untuk felisha "Ya kan siapa tau nanti bukan sekedar candaan lagi fel. Tapi jadi kenyataan" ^^ "Gue buru buru itu karena Ngga pengen ketemu lo galuh" terang felisha membuat Galuh mencibir. "Jahat banget omongan lo sha. Tapi tenang aja, gue Ngga sakit hati kok" ^^^ "Ayo! Galuh tolong anterin gue ya. Nanti gue bensinin" ujar felisha sembari melongokkan kepalanya ke samping, agar bisa melihat wajah galuh yang tertutup helm hitamnya. "Dikiranya gue ojek kali. Padahalkan gue rela lakuin apapun buat dia, jangankan nganterin. Nemenin jadi suami aja pasti bakal gue jabanin" gumam galuh mencibir. "Hah?? Lo ada bilang sesuatu galuh?" "Ngga. Gue cuma bilang iya felisha cantik, lucu, unyu-unyu, gitu kok" Aku Ngga ngarep banyak yang voment, tapi disini Aku cuman pengen karya Aku bisa sampai tamat aja. Ngga lebih
You may also like
Slide 1 of 10
candy or you?  cover
OUR STORY (ZLS)  cover
Sudut pandang (felisha) cover
STUCK cover
DIKHA cover
AZKARA dan KANIA (End) cover
Inside You cover
NYAMAN [Proses Revisi] cover
Three Targeted Girls!! cover
dimana janji tersebut cover

candy or you?

15 parts Complete

Candy or you? Lu mau permen yg ada ditangan kiri gue atau gandeng tangan kanan gue?" tanya Nathan "hmm kalo gw mau dua-duanya boleh gak?" tanya balik Nala "yaudah deh boleh,apasih yang ngga buat Ala" jawab nathan sambil tersenyum "yeyy makasih athan " °°°°°° gak pandai buat pembukaan nya langsung baca ceritanya aja 😉