Rachel

Rachel

  • WpView
    Прочтений 17
  • WpVote
    Голосов 0
  • WpPart
    Частей 1
WpMetadataReadЗавершенная история птн, июл. 15, 2022
"Anjir gua udah 3 kali ketemu dan dia masih sensi mulu heran" gumamnya. "Gua ikutin kali ya. " ucapanya sambil melihat rachel yg sudah jalan agak jauh. Dengan secepat mungkin ia mengambil motornya dan mengikuti cewek itu sampai cewek itu pun menoleh kearahnya karna motornya lumayan berisik. " Pain Lu." Galaknya ketika si arthur sudah berada di sampingnya. "Ngikutin lu lah." sautnya dengan muka tengil. "Ck.kurang kerjaan." Ucapnya sambil berjalan dan menghiraukan arthur yang menuntun motornya karna menyamakan jalan rachel. "Ayo gua anter pulang." Tawarnya lagi. "Gua bilang Gausah ya Gausah rumah gua tuh tinggal dikit lagi, tuh yang pager warna hitam rumah gua." Ucapnya sedikit berteriak karna kesal . "Yaudah ayo gua temenin. " sautnya. "Dasar Gila. " Ucapnya sambil berlari karna hanya 2 rumah lagi ia sampai di rumahnya. "Tuh orang kenapa ya? padahalkan gua cuma ngajak ngobrol bukan ribut, Sensi mulu. " Herannya sambil menaiki motor untuk pulang ke rumahnya. Enjoy and welcome to my story :)
Все права сохранены
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Unfriend • Completed
  • Cukup Mengagumimu [SELESAI]
  • TOILOVE : TAEHYUNG (COMPLETE!)
  • G.H.E.A ✔[END]
  • SPOILEDBOY
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • Should be Remember
  • East sky first love
  • Enough Love Not For Own [HIATUS]
  • psychologycal

(Teenagers • Fiction • Romance) Lagi-lagi Arvon melepaskan cekalan Al dari tangannya. "Gua sekarang udah punya pacar, artinya, lo udah gak boleh nyentuh gua sembarangan, pacar gua marah lagi kalau sampai ngeliat." Al bersumpah bahwa Arvon seakan menekan 'pacar gua' di kalimatnya itu. Apa Arvon berusaha membangun dinding diantaranya sekarang? Karena sudah punya pacar? Al mengangguk mengangkat kedua tangannya tanpa menghilangkan senyum nya itu. "Oke, sori-sori. Mulai sekarang gua gak bakal pegang lo sembarangan lagi. Tapi gak pa-pa kan kalau gua neraktir lo?" Arvon tersenyum sinis. "Gua udah punya pacar. Sekarang waktu pulang sekolah, harusnya gua jalan sama pacar gua kan alih-alih jalan bareng lo?" Copyright © 2021 by Lavi.

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту