
"Anjir gua udah 3 kali ketemu dan dia masih sensi mulu heran" gumamnya. "Gua ikutin kali ya. " ucapanya sambil melihat rachel yg sudah jalan agak jauh. Dengan secepat mungkin ia mengambil motornya dan mengikuti cewek itu sampai cewek itu pun menoleh kearahnya karna motornya lumayan berisik. " Pain Lu." Galaknya ketika si arthur sudah berada di sampingnya. "Ngikutin lu lah." sautnya dengan muka tengil. "Ck.kurang kerjaan." Ucapnya sambil berjalan dan menghiraukan arthur yang menuntun motornya karna menyamakan jalan rachel. "Ayo gua anter pulang." Tawarnya lagi. "Gua bilang Gausah ya Gausah rumah gua tuh tinggal dikit lagi, tuh yang pager warna hitam rumah gua." Ucapnya sedikit berteriak karna kesal . "Yaudah ayo gua temenin. " sautnya. "Dasar Gila. " Ucapnya sambil berlari karna hanya 2 rumah lagi ia sampai di rumahnya. "Tuh orang kenapa ya? padahalkan gua cuma ngajak ngobrol bukan ribut, Sensi mulu. " Herannya sambil menaiki motor untuk pulang ke rumahnya. Enjoy and welcome to my story :)All Rights Reserved
1 part