BUMI CINTA

BUMI CINTA

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 28, 2021
WpInfo
Fiction
Historical
bahkan suatu hari saya pernah bertanya kepada salah satu mahasiswa saya yg tidak lulus -lulus kuliah. saya yakin ia tidak segera lulus bukan karena faktor kebodohan .sebab saya tahu betul dia tergolong mahasiswa pada umum nya .ya, saya tanyakan kepada nya, kenapa ia tidak segera merampungkan kuliahnya? Dengan enteng ia menjawab , "enakan jadi mahasiswa ustadz, ndak ada beban moral kalau pengaguran. Lain kali jika sudah lulus , malu ustadz kalau menganggur" jadi karena itulah kemudian mereka memutuskan untuk menunda kelulusan, sampai batas akhir yang ditentukan universitas tempat mereka belajar. saya sedih melihat fenomena itu . mau dibawa ke mana bangsa ini jika generasi mudanya bermental "tempe" seperti itu? jerit saya dalam hati. tidak sepatutnya generasi muda islam loyo dan tak bersemangat hidup seperti itu. padahal islam dengan sangat indah mengajarkan kepada kita agar berkerja apa saja asalkan halal dan diridhai Allah. islam tak pernah mengenal istilah pengangguran, sebagimana Allah perintahkan dalam surat at taubah di atas.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Math is My Life
  • Belantara Jiwa (END)
  • ISTRI RAHASIA GUS ADNAN : a big secret, puzzle the game
  • serpihan hati
  • A³
  • Lauhul Mahfudz (END)
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • muslimah
  • Kampus Impian, Dia Dan Organisasi

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines