DEAR AZIA
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 29, 2021
Dear Azia, gadis dengan senyum manis yang selalu ia pamerkan. Gadis biasa yang menarik. Gadis yang selalu mengeluh tentang beratnya hidup yang harus ia tanggung sendirian, tetapi tetap menjalani hari-hari beratnya dengan tabah. Raka Permana Putra, cowok yang menonjol dengan prestasi basketnya juga terkenal dengan kemalasannya terhadap pelajaran. Cowok yang berhasil memikat para perempuan dengan badan atletisnya dan bakat bermain basketnya. Dengan kisah pertemanan seperjuangan yang selalu mendukung satu sama lain. "Kenapa tadi lo pulang sama Rangga?" "Lo lagi latihan basket tadi, males ganggu." "Gue bisa anter lo pulang dulu atau gue bisa rehat main baset. Lain kali, pulang sama gue aja. Tanggung jawab gue itu jagain lo,"
All Rights Reserved
#786
tenfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CINTA YANG NYATA
  • GASA [end]
  • ARAKHA
  • ON SIGHT (Completed)
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • He's Rega
  • Caramel
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • When I'am Loving You [On Going]

Mia, gadis berkulit sawo matang itu diam-diam mengagumi Elo, lelaki jangkung yang kebetulan berteman baik dengan sahabatnya, Tiara. Gadis itu, Mia, mengakui bahwa ia kurang pantas memimpikan Elo menjadikannya pendamping. Elo terlalu menawan untuk ukurannya yang notabene standar kecantikan di bawah rata-rata. Meski menyadari kekurangnya, Mia tetap mencari peluang untuk mendekati Elo. Baginya, segalanya adalah rencana Tuhan! Bisa jadi, ia dan Elo ditakdirkan bersama. Sayangnya, hal itu tidak terjadi! atau bahkan tak akan pernah terjadi! Karena, belum sempat memulai pendekatan nyata, Elo, lelaki itu lebih dahulu menyadari motifnya. Dan untuk menghentikan pergerakan Mia, Elo dengan tidak berperasaan mengatakan hal menyakitkan yang mana membuat Mia mundur secara teratur! Mia cukup tahu diri! Ia, tantu saja harus mundur! Elo ..., namanya telah di garis bawahi dan ditetapkan sebagai lelaki yang tidak masuk dalam daftar kriteria lelaki masa depan sejak saat itu bahkan untuk seterusnya! Meski ketika mereka kembali dipertemukan dalam kondisi yang berbeda. Sekali pun di saat Elo justru menunjukan sikap yang jauh lebih berperasaan dari sebelumnya. Kejadian-kejadian masa lalu tetap membuat Mia memegang teguh pendiriannya. Mampukah Elo mematahkan keteguhan hati Mia dan memenangkan hati gadis itu sekali lagi di saat orang dari masa lalu Mia hadir di tengah-tengah mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines