Bumantara

Bumantara

  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 2, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Sebatas karya yang tertulis oleh bnyk bentuk Rasa Bermimpi bisa hidup sekaligus menua dengan mu salah satu angan ku yang ingin sekali ku nyatakan,meski begitu banyak nya segala bentuk rintangan yang tercipta dari berbeda pendapat adanya masa lalu ,meski begitu rumit tapi izin kan aku menjadi rumah ternyaman setelah ibu mu " emm langsung aja yaa, disini aku mau minta maaf semuanya ke kamu, klo aku udh bikin kmu gaenak hati dan yang lain lainnya, maaf buat semuanya yaa, lupain aku aja yaa "Kata terakhir mu ,aku tak tau apa tujuan mu menyuruh ku melupakan mu ingin sekali rasa nya me jawab setiap kata mu tentang melupakan dan masih banyak lagi ,tak lupa kata ini "sini cerita klo ada yg mau disampein"kata mu yang seolah olah sangat mengerti tentang ku "kmu boleh di kuat kuatin di depan umum"kedua aku yang yakin kamu orang pertama yang berbeda ternyata Hanya beda cara nya "sebaliknya kmu pun boleh manja manja di aku"jujur aku sangat bahagia ketika mendengar nya seakan akan wah kamu lah orang yang aku maksud itu Hingga beberapa bulan rasa sayang menjadi kata asing yang perlahan berjalan Tetapi tidak satu pun doa baik ku ,ku hapus untuk mu semua ku lanjutkan hingga beberapa bulan setelah kita asing ,kita kembali dengan dua orang yang jauh lebih baik Mungkin benar setiap orang perlu hancur untuk merakit yang lebih baik dan belajar dari yang buruk.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Berjanji Untuk Sehati
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • Wrong Feeling ~Namon~
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • Our Juvenile : MANGUN KARSA
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • MFS ✓
  • 27 FEBRUARI

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines