DANDELION

DANDELION

  • WpView
    Lecturas 779
  • WpVote
    Votos 136
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, sep 11, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
"Ari, pacaran yuk." "Lo segampang itu ngajak orang pacaran?" "Nggak gampang asal lo tau aja. Gue udah mikirin ini dari seminggu yang lalu dan sekarang gue udah yakin banget. Tapi lo nggak jawab sekarang juga gapapa, lo pasti perlu mikir juga." "Gue nggak mau." "Lo segampang itu bilang nggak mau?!" *** Ini kisah tentang Dara, si cewek yang gemar melanggar peraturan sekolah, memiliki otak yang biasa-biasa saja malah cenderung di bawah standar, tidak punya minat membicarakan tentang harapan dan cita-cita, sesuai prinsip hidupnya "let it flow" ia tidak ingin ada hal-hal membuat pikirannya menjadi kalut. Ini kisah tentang Ari, si cowok yang sangat menaati peraturan sekolah, memiliki otak jenius walaupun ia sendiri tidak suka disebut seperti itu, sangat ambisius dan dikenal sebagai cowok berhati es. Ini adalah kisah tentang mereka yang memiliki kepribadian yang saling bertolak belakang. Kisah tentang masa indah putih abu-abu, persahabatan dan juga cinta.
Todos los derechos reservados
#199
ceritaseru
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • RAJAWALI
  • L A R A (Falling and Love) ✔
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • Asa Di Putih Biru (END)
  • Lelah Dilatih Rasa [END]
  • DAVARA
  • DRABIA [END]

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido