BERAWAL DARI SETUMPUK MAPLE

BERAWAL DARI SETUMPUK MAPLE

  • WpView
    Dibaca 298
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Agt 29, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Hari itu, satu hari sebelum peringatan hari ekuinoks musim gugur, adalah hari terakhir festival budaya yang merupakan awal dari segalanya: hari yang mengubah hidupku hingga kini. Bagaimana tidak, aku melihat tali sudah bergelantung di batang pohon. Perempuan itu juga sudah menaiki kursi kayunya. Aku berlari secepat mungkin; menjulurkan tangan pada perempuan itu dan tetap berlari; seraya berteriak seperti ini, "Bagaimana caranya biar aku bisa jadi cowok macho?!!!" Oleh karena tidak ada banyak waktu lagi maka aku menerjangnya sampai kami terbaring berdua di atas tumpukan daun maple yang telah gugur. Kepala sudah akan pecah rasanya. Padahal festival budaya baru saja selesai, tetapi sudah timbul masalah baru kembali. Semua itu berawal dari seorang siswi SMA pemenang misukon yang melakukan percobaan bunuh diri di kebun belakang sekolah.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Rains In Heaven (Huang Renjun)
  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • A Day In My Love
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Si Pendiam yang Menghanyutkan [On Going]
  • I Choose You
  • GENRENYA SALAH! (Tamat)
  • Tuan Kadal di Luar Jendela ✓
  • ✔ Cinta Yang Aneh

"Kenapa? Kenapa kamu tiba-tiba jadi peduli sama aku? Bukannya kamu benci sama aku?" "Karena gue gak mau ngulang kesalahan yang sama Raf." "Maksud kamu?" "Bukan apa-apa, udahlah gue cabut dulu. Lo tidur gih udah malem." ✿✿✿ "Pemirsa telah ditemukan potongan tubuh seorang remaja laki-laki berusia tujuh belas tahun di dalam sebuah tempat penggilingan daging di dekat danau yang ada di daerah X. Di duga remaja laki-laki berinisial AR ini adalah korban pelecehan seksual yang dibunuh oleh pelaku dengan cara menggiling tubuhnya di mesin penggiling. Diduga sebelum tubuh korban dimasukkan ke dalam mesin penggiling daging, tubuh korban dimutilasi terlebih dahulu. Terdapat barang bukti berupa potongan pakaian dan cairan sperma yang ada di dekat mesin penggilingan. Sampai saat ini polisi masih menyelidiki siapa pelaku dari tindakan tak manusiawi ini." Pada akhirnya semuanya hanyalah kesia-siaan saja. Manusia terlalu mudah memutuskan sesuatu saat tengah emosi dan terkadang keputusan yang mereka ambil menjadi kesalahan terbesar yang mereka miliki....

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan