SEMBUH

SEMBUH

  • WpView
    Reads 684
  • WpVote
    Votes 99
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 20, 2021
Dia tumbuh dengan luka. Dia beranjak dengan air mata. Pundaknya begitu berat menahan beban. Ada begitu banyak yang menyakiti hatinya, ada juga yang menghalangi langkahnya. "Kata orang, hidup terlalu rumit dan sulit untuk diurai." "Nggak ada yang bisa ngerti selain diri sendiri." "Tau, itu alasan kenapa gue nggak pernah ngeluh ke orang-orang." "Nggak ada salahnya buat lo ngeluh, dengan lo berbagi bisa bikin sedikit beban lebih ringan." "Bukannya nggak mau, tapi gue udah terbiasa dengan keadaan kayak gini, orang-orang nggak tau tentang gue. Taunya gue cuma orang yang sabar dan nggak punya masalah." Mata indah gadis itu menatap lawan bicaranya dengan tatapan teduh. "Pada akhirnya, cuma diri sendiri yang bisa nolong kita supaya bisa bangkit lagi." _____ Selalu berusaha jadi pribadi yang kuat dan berjanji untuk bertahan hidup. Ayo sembuh bersama. Cover by Pinterest 2 September 2021 Copyright, Ainiatul Islamiyah.
All Rights Reserved
#227
kuat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • This Is My Dream
  • ALEYA~~
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Let Me Love You Longer
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • OUR PROMISE
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Full Of Scratches
  • Halaman Hidupku
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines