LUMINOUS  [Tamat]

LUMINOUS [Tamat]

  • WpView
    Membaca 62,213
  • WpVote
    Vote 6,574
  • WpPart
    Bab 37
WpMetadataReadLengkap Sel, Mei 10, 2022
WpInfo
Fiksi Penggemar
Lout of Count's Family
Cerita ini berawal setelah cale dan kelompoknya berhasil menyelesaikan 5 tahap ujian dari dewa yang tersegel. Kemudian cale akan melaksanakan rencananya untuk mengalahkan white star yang ia segel dengan menghancurkan roda tahunan white star menggunakan pedang akar world tree. Setelah itulah...awal cerita ini dimulai. 🦋🦋🦋 Ini adalah fanfic dari cerita 'Trash of the count's family' karya ('Elegant, yoo Ryeo Han'). Ditulis oleh : NIA SAFITRI😘 🦋🦋🦋 PS: Ini adalah fanfic dari cerita yang saya sukai. Tapi mungkin tidak semua orang pernah membaca dan menyukai cerita ini. Jadi, kalo misalnya kalian tidak mengerti dengan tokoh, karakter atau alur cerita ini yang sedikit membingungkan (terlalu banyak karakter dan tempat). Di sarankan untuk membaca cerita aslinya dulu. 🦋🦋🦋 Tamat!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#233
calehenituse
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • red thread[Cale x oc] END
  • TCF REACTION║FANFIC [Ongoing]
  • Crimson chaos
  • Curious Strawberry
  • Noble Trash Point of View
  • Beloved Man Of The God's
  • Sister know the best [trash of the count family fanfic]
  • The Enemies Become Brothers
  • Cale pengen jadi pemalas

perang sudah selesai. White star, dewa tersegel dan kelompoknya telah lama kalah. kini dunia kembali damai berkat jasa pahlawan yang menyingkirkan para penjahat itu. Cale henituse. seorang yang di sebut sebagai ketua para pahlawan oleh seluruh rakyat di benua, kini dia telah mendapatkan kehidupan pemalas seperti yang ia inginkan. namun, semua itu menjadi kacau saat dia mendengar pertanyaan Choi Han. "Cale-nim, apakah anda memiliki anak perempuan tersembunyi?" "aku tidak-tunggu dulu" ingatannya tak pernah salah, dan sialnya dia malah mengingat 'kecelakaan' itu di waktu yang tak tepat. "apakah aku punya anak?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan