Iam Alenza

Iam Alenza

  • WpView
    Reads 138
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 29, 2021
Namanya Mona seorang mahasiswi jurusan Manajemen semester 6 terkenal dengan segala prestasinya di bidang akademik selain itu Mona masuk ke dalam jajaran cewe-cewe cantik di kampusnya. Mempunyai sekumpulan lelaki yang tergabung menjadi fans Mona garis keras, selain cantik Mona juga terkenal dengan julukan cewek jutek. Memang dasarnya wajah Mona agak sedikit terlihat sangar tapi percayalah Mona tidak seperti gosip yang berderan di luar sana. Hari itu sehabis pulang dari bengkel tempat biasa Mona memperbaiki motornya Mona tidak sengaja menjadi salah satu korban tabrakan beruntun yang menyebabkan beberapa orang terluka dan meninggal. Saat terbangun ia sudah ada di tubuh seorang anak SMA yang masih duduk di bangku kelas 11. Mona bingung ingin menangis atau tertawa mengetahui dirinya hidup kembali namun di tubuh orang lain. Kania Fialenza nama gadis itu. Sedangkan Alenza adalah seorang anak SMA yang mempunyai hobi membuat masalah. ~~~~ Jangan kaget ye kalau nih cerita tiba - tiba ilang. 29-08-00~~~~~''
All Rights Reserved
#720
dunianovel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • How to (Not) Fit In Romance Historical Story
  • NUOVA VITA
  • Transmigrasi Queen Antagonis
  • Aureus Or Rere (Figuran PPB) TAHAP REVISI
  • ABOUT ALEXA [TRANSMIGRASI]
  • Antagonis Kesayangan Ku! END ✔️
  • BECOME ANTAGONIS SISTER (ONGOING)
  • Arsen Sang Figuran//Transmigrasi.
  • Dahlia To Athea

Elena, Mahasiswi 21 tahun yang (lagi nganggur) mengkritik habis habisan sebuah novel yang menurutnya klise dan sangat tidak masuk akal. Tergoda akan iklan review novel yang FYP di toktok ia akhirnya menghabiskan uang THR yang baru dia dapat dari bibinya "Lah anjir, seratus lima puluh rebu ceritanya ampas gini," Ia akhirnya mencoba untuk protes ke author yang membuat cerita itu,tapi kok.... "BENTAR... BENTAR..." Elena berbisik pelan, lalu suaranya mulai naik dengan rasa panik yang bercampur keterkejutan. Otaknya bekerja keras, menyamakan sosok di cermin dengan ilustrasi pada novel yang ia hujat tanpa ampun beberapa hari sebelumnya. Dia melangkah mundur dengan tangan bergetar, lalu reflek menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Matanya membelalak, wajahnya berubah pucat. "Ini nggak mungkin...." Elena bergumam, nadanya gemetar. Lalu dia menggelengkan kepala dengan cepat, mencoba menepis pikiran yang mulai menjeratnya. "Ini... ini Evelina, kan? Lady Evelina Ironwood?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines