Story cover for ALEQUA by AdibIsra
ALEQUA
  • WpView
    Reads 18,235
  • WpVote
    Votes 2,435
  • WpPart
    Parts 20
  • WpView
    Reads 18,235
  • WpVote
    Votes 2,435
  • WpPart
    Parts 20
Ongoing, First published Aug 29, 2021
𝙆𝙚𝙩𝙞𝙠𝙖 𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙚𝙗𝙪𝙖𝙝 𝙝𝙖𝙧𝙖𝙥𝙖𝙣, 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙢𝙖𝙩𝙞𝙖𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙪𝙨 𝙢𝙚𝙧𝙖𝙮𝙪 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙢𝙗𝙖𝙞-𝙡𝙖𝙢𝙗𝙖𝙞...

Bagaimana rasanya membiarkan jasad insan tercinta perlahan mengurai di atas tanah? Dengan tangis yang sudah menjadi rutinitas, dan darah yang terus mengalir?

𝑨𝒍𝒆𝒒𝒖𝒂 𝑻𝒉𝒆𝒓𝒆𝒔𝒊𝒂...

"𝘋𝘪 𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘢𝘯 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘐𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘪? 𝘋𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘵𝘳𝘢𝘨𝘦𝘥𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘮𝘱𝘢, 𝘢𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘪𝘵𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘮𝘢𝘬𝘴𝘶𝘥 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯? 𝘈𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳 𝘐𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘪? 𝘈𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩? 𝘈𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩?"

Nyawa yang masih menyangkut saat ini, adalah bentuk cinta Tuhan yang begitu besar. Kadang pandangan tak harus selalu didongakkan ke arah atas. Lihatlah betapa banyak jiwa kelabu yang meronta-ronta untuk dikembalikan ke muka bumi, namun sayang, dunia bukan lagi jodoh terbaik untuk mereka.

"𝙺𝚊𝚖𝚒 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙."
~ 𝑨𝒍𝒆𝒒𝒖𝒂 ~

• • •

Cerita berdasarkan kisah nyata, dari Alex Poerwo...
Mengenang mereka para korban yang telah gugur, Gunung Slamet-Januari 1985.

65% nyata & 35% fiksi. Terdapat beberapa perbedaan latar waktu, tempat, dan tokoh dengan kisah nyatanya.
All Rights Reserved
Sign up to add ALEQUA to your library and receive updates
or
#203pribumi
Content Guidelines
You may also like
BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [ON GOING] by Fratkn
66 parts Ongoing
Sebutan wanita rendahan yang orang lain sematkan padanya tak membuat gadis itu menyesali keputusannya. Awalnya ia berpikir demikian, sampai di mana dirinya bertemu dengan sosoknya yang bagai hutan luas. Memberikan kesan tenang diawal, namun menyesatkan saat terlalu jauh melangkah. Perasaan gelisah menghantui seolah pohon-pohon itu siap menelannya dalam keterpurukan saat tak menemukan jalan pulang. Hanya ada hijau, seperti sorot matanya yang begitu dalam. Tak sampai di situ, rentetan kejadian tak terduga yang mengubah hidup dan cara pikirnya membuat Widari menyesali pilihannya. Kata 'andai', hanya sebatas kata yang tak bisa tercapai. Kehilangan orang-orang terkasih membuatnya tersadar, kini hidupnya tak lagi berarti. Keegoisan untuk hidup berdasarkan pilihannya sendiri kini ia sesali. Sosok baru datang. Seorang yang tempat asalnya masih abu-abu, sosok yang tak bisa Widari nilai dengan mudah, punggung lebar yang berdiri di hadapannya, melindunginya tanpa alasan yang jelas, mencoba menerobos masuk tanpa ia beri kesempatan. Hingga akhirnya memilih berakhir, mengakhiri takdir menyedihkan bersamanya dalam keputusasaan dan kehilangan... ____ ____ ● Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari oleh penulis. ●Semua dalam cerita hanya fiksi semata dan tak ada sangkut pautnya dengan kehidupan asli seseorang. ____ ~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAK SETELAH MEMBACA, BERUPA VOTE & KOMEN~ ----- Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk dinikmati dan tidak untuk menyinggung pihak manapun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui. ----- PERINGATAN! CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN! PLAGIAT HARAP MENJAUH! ___ NOTE : JIKA TIDAK MENYUKAI WATAK KARAKTER DALAM CERITA INI DIPERSILAHKAN UNTUK BERHENTI MEMBACA ATAU BACA CERITA SAYA YANG LAIN. ____ Publikasi: 15-05-2024 ____ Pictures: Canva & AI
Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END] by Fratkn
56 parts Complete
"Lo gak sadar? Kita sama-sama hancur. Gak ada keharmonisan dikeluarga kita. Tapi lo bermimpi buat membangun rumah tangga sama gue? Lo pikir bisa? Lo yakin gak akan buat tuh anak menderita dengan kelakuan kita di masa depan? Lo yakin bisa jadi orang tua yang baik sedangkan darah lo mengalir dari dna seorang yang paling lo benci?!" "Lo mau buat gue mati ngenes kayak almarhumah nyokap lo? Atau mau sama-sama saling selingkuh kayak keluarga gue? JAWAB ZINO!" Kina hanya sekedar mantan kok bagi Zino. Iyakah? Tapi yakin hanya mantan? Memangnya ada mantan cemburu ketika melihat dia bersama yang lain? Ada ya mantan yang masih peduli? Mantan yang justru marah sampai berujung nikah? Nikahnya kepaksa karena situasi. Tapi perasaannya tulus dari hati. Mereka seperti sepasang sepatu yang melalui masalah hidup bersama dan melangkah tanpa arah yang jelas. Berusaha menemukan tempat terbaik sebagai tempat tujuan. Bagaimanakah cara dua broken home yang tak pernah merasakan kehangatan keluarga itu menciptakan sebuah keluarga yang harmonis demi buah hati mereka? Mampukah mereka menjadi orang tua yang baik? Sedangkan dalam hidup mereka sendiri tak pernah menemukan sosok yang bisa dijadikan sebagai panutan hidup. ____ ●Kalimat dalam cerita tidak baku ●Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari ~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAKNYA SETELAH MEMBACA. BERUPA VOTE & KOMEN~ ---- Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk menghibur dan tidak untuk menyinggung pihak manapun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui. ---- PERINGATAN..! CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN..! PLAGIAT HARAP MENJAUH..! ___ Publikasi: 24-09-2023 ____
langkah si anak pecundang (Selesai) by RanaMaulana2
31 parts Complete
WARNING!! ❗⚠️ Cerita ini mengandung tragedi yang cukup dalam. Tidak di sarankan untuk yang mempunyai penyakit jantungan. Cerita ini, mungkin bisa di baca, sekali duduk saja. [Budayakan follow sebelum baca] Giwang Nasution, pemuda yang berasal dari kota Tuban jawa timur. ia salah satu pemuda gigih dalam mencapai harap dan tujuannya. Ia lahir dari keluarga sederhana yang sudah tidak asing dengan kata merantau. Semua kisah di awali setelah ia memutuskan pergi merantau ke salah satu kota di Jawa Barat, ya itu kota Bandung. Di sana, ia menemukan berjuta peristiwa yang sangat menakjubkan. Mulai dari perteman, percintaan, persahabatan, dan juga kekeluargaan. Namun di balik semua itu. Ternyata, tanpa di sadari. sedikit demi sedikit, kisahnya di hancurkan oleh seseorang Yang tidak asing dalam hidupnya. Harus kalian tahu, semua perihal uang. Ya, uang yang menjadi sebab akibat dari semua tragedi berdarah yang sampai mengecam nyawa semua keluarga, termasuk pemuda itu. Dan setelah di telaah lebih dalam. Penyebab utama dari semua itu adalah, kesalahan yang di lakukan oleh kedua orang tuanya sendiri. Di sini, giwang berani menaruhkan segenap darah dan nyawanya untuk tetap melihat keluarganya bahagia. Meskipun dendam seseorang telah membabi buta mengancamnya habis-habisan. Apakah akan bisa giwang bertahan dalam kegelapan? Dan apakah giwang akan bisa tetap hidup dengan berjuta ancaman mental? "Kepada danau aku menaruhkan pasrah, dan kepada semesta aku menuntut keajaiban atas jiwa yang tidak punya arah." *Giwang Nasution_ Warning!! Cerita ini hanya fiktif bekala. Saya hanya mengambil latar dan karakter tokoh dari salah satu orang. Untuk alur yang di buat, semuanya pyur karangan penulis. [Sedang REVISI] ®Rank 1#Anak rantau 28 Juni 2024 ®Rank 1 #Tenggelam 24 February 2024 ®Rank 1 #Berdarah 21 February 2024 ®Rank 2 #Tenggelam 19 February 2024 originally published ® 12/19/23 finished publishing ®02/23/24
You may also like
Slide 1 of 10
2 Reflection cover
Irreversible : Sebuah Takdir cover
L'amour à Batam (Hiatus) cover
NAVAREZ -•° cover
Cahaya [COMPLETED] cover
BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [ON GOING] cover
Shadows of the Main Story cover
Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END] cover
WEDDING VOWS cover
langkah si anak pecundang (Selesai) cover

2 Reflection

25 parts Complete

'People come and go' sebuah kalimat sederhana, namun menyimpan segudang makna. Kadang, kita tak bisa memaksa siapa pun untuk tetap tinggal. Kadang, semesta perlahan menarik mereka menjauh, meski hati kita memohon agar mereka tetap di sini. Tapi.... Akankah cinta kita bertahan? Akankah cinta ini terus hidup, bahkan hingga maut memisahkan kita? Percayalah, tak ada seorang pun yang benar-benar mencintai momen perpisahan. Setiap perpisahan selalu membawa luka, selalu meninggalkan sepi. Kau tau? Hal paling menyakitkan dari sebuah perpisahan bukanlah sekadar kehilangan, melainkan kenangan berupa serpihan momen indah yang pernah diukir bersama. Ia tak mati, justru hidup di tiap sudut pikiran, membunuh perlahan kewarasan, meremuk remuk hati yang telah renta oleh rindu, melahap tanpa ampun jiwa-jiwa yang rapuh, meninggalkan raga yang tergolek pasrah di altar sunyi penantian tanpa ujung. Namun, kita sudah berjanji kan? Kita akan tetap berjalan beriringan, meski badai mencoba memisahkan, meski waktu perlahan memudarkan, meski dunia perlahan melupakan. Dan bila kelak akhir itu datang, biarlah aku tetap menggenggam tanganmu, dalam sunyi, dalam gelap, hingga hanya detak terakhir menjadi saksi, bahwa cinta kita tak pernah mati. ••••• Start : 1 Juni 2025 Finish : By Tres Alas