ALEQUA

ALEQUA

  • WpView
    Reads 18,319
  • WpVote
    Votes 2,435
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 20, 2022
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
𝙆𝙚𝙩𝙞𝙠𝙖 𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙚𝙗𝙪𝙖𝙝 𝙝𝙖𝙧𝙖𝙥𝙖𝙣, 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙢𝙖𝙩𝙞𝙖𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙪𝙨 𝙢𝙚𝙧𝙖𝙮𝙪 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙢𝙗𝙖𝙞-𝙡𝙖𝙢𝙗𝙖𝙞... Bagaimana rasanya membiarkan jasad insan tercinta perlahan mengurai di atas tanah? Dengan tangis yang sudah menjadi rutinitas, dan darah yang terus mengalir? 𝑨𝒍𝒆𝒒𝒖𝒂 𝑻𝒉𝒆𝒓𝒆𝒔𝒊𝒂... "𝘋𝘪 𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘢𝘯 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘐𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘪? 𝘋𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘵𝘳𝘢𝘨𝘦𝘥𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘮𝘱𝘢, 𝘢𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘪𝘵𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘮𝘢𝘬𝘴𝘶𝘥 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯? 𝘈𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳 𝘐𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘪? 𝘈𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩? 𝘈𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩?" Nyawa yang masih menyangkut saat ini, adalah bentuk cinta Tuhan yang begitu besar. Kadang pandangan tak harus selalu didongakkan ke arah atas. Lihatlah betapa banyak jiwa kelabu yang meronta-ronta untuk dikembalikan ke muka bumi, namun sayang, dunia bukan lagi jodoh terbaik untuk mereka. "𝙺𝚊𝚖𝚒 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙." ~ 𝑨𝒍𝒆𝒒𝒖𝒂 ~ • • • Cerita berdasarkan kisah nyata, dari Alex Poerwo... Mengenang mereka para korban yang telah gugur, Gunung Slamet-Januari 1985. 65% nyata & 35% fiksi. Terdapat beberapa perbedaan latar waktu, tempat, dan tokoh dengan kisah nyatanya.
All Rights Reserved
#228
pribumi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • langkah si anak pecundang (Selesai)
  • [Lacrimosa]; Dara-Dara Runtuh
  • Irreversible : Sebuah Takdir
  • LUCANNE [TAMAT]
  • 2 Reflection  ✔️
  • LAUTAN DAN DENDAMNYA (TELAH TERBIT)
  • Yuki
  • NAVAREZ -•°
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Shadows of the Main Story

WARNING!! ❗⚠️ Cerita ini mengandung tragedi yang cukup dalam. Tidak di sarankan untuk yang mempunyai penyakit jantungan. Cerita ini, mungkin bisa di baca, sekali duduk saja. [Budayakan follow sebelum baca] Giwang Nasution, pemuda yang berasal dari kota Tuban jawa timur. ia salah satu pemuda gigih dalam mencapai harap dan tujuannya. Ia lahir dari keluarga sederhana yang sudah tidak asing dengan kata merantau. Semua kisah di awali setelah ia memutuskan pergi merantau ke salah satu kota di Jawa Barat, ya itu kota Bandung. Di sana, ia menemukan berjuta peristiwa yang sangat menakjubkan. Mulai dari perteman, percintaan, persahabatan, dan juga kekeluargaan. Namun di balik semua itu. Ternyata, tanpa di sadari. sedikit demi sedikit, kisahnya di hancurkan oleh seseorang Yang tidak asing dalam hidupnya. Harus kalian tahu, semua perihal uang. Ya, uang yang menjadi sebab akibat dari semua tragedi berdarah yang sampai mengecam nyawa semua keluarga, termasuk pemuda itu. Dan setelah di telaah lebih dalam. Penyebab utama dari semua itu adalah, kesalahan yang di lakukan oleh kedua orang tuanya sendiri. Di sini, giwang berani menaruhkan segenap darah dan nyawanya untuk tetap melihat keluarganya bahagia. Meskipun dendam seseorang telah membabi buta mengancamnya habis-habisan. Apakah akan bisa giwang bertahan dalam kegelapan? Dan apakah giwang akan bisa tetap hidup dengan berjuta ancaman mental? "Kepada danau aku menaruhkan pasrah, dan kepada semesta aku menuntut keajaiban atas jiwa yang tidak punya arah." *Giwang Nasution_ Warning!! Cerita ini hanya fiktif bekala. Saya hanya mengambil latar dan karakter tokoh dari salah satu orang. Untuk alur yang di buat, semuanya pyur karangan penulis. [Sedang REVISI] ®Rank 1#Anak rantau 28 Juni 2024 ®Rank 1 #Tenggelam 24 February 2024 ®Rank 1 #Berdarah 21 February 2024 ®Rank 2 #Tenggelam 19 February 2024 originally published ® 12/19/23 finished publishing ®02/23/24

More details
WpActionLinkContent Guidelines