Story cover for KUMCERPATI by bangjoeex
KUMCERPATI
  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 13
  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 13
Complete, First published Aug 29, 2021
Rupanya patah hati juga memerlukan ruang untuk bersuara. Ia tidak mau selamanya dibungkam. Menikam dalam diam, mendekam dalam kelam, memendam dalam runyam dan tenggelam dalam pejam.

Sekumpulan cerita pahit yang terkadang tidak kita tahu artinya, barisan bait yang pernah kita jalani sebelumnya, dan bagian favorit yang ternyata berakhir menjadi kumpulan tanda tanya.

Bagaimana cara menghadapinya? Aku tidak tahu. Masing-masing dari kita memiliki cara tersendiri dalam menghadapi patah hati. 

Menangislah sepuasmu. Pergilah ke mana pun kamu ingin. Ceritakanlah kepada orang-orang apa yang tertahan setelah kehilangannya. Setelah itu, kamu harus yakin untuk kembali melangkah.

Percayalah, patah hati ternyata tidak seburuk itu.
All Rights Reserved
Sign up to add KUMCERPATI to your library and receive updates
or
#346patah
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
ANTARA DOA DAN RASA cover
seribu tanya tak terjawab cover
Backstreet  cover
INKONSISTENSI RASA (TERBIT) cover
Yang Terluka cover
Unfinished Goodbye cover
Rasa Tanpa Kata cover
TAK BERSAMBUT cover
SECOND LEAD cover

ANTARA DOA DAN RASA

12 parts Ongoing

Setelah patah hati yang mengajarkan luka lebih dalam dari sekadar kehilangan, Lili bersumpah tak ingin jatuh lagi. Tapi takdir mempertemukannya dengan lelaki sederhana yang hadir tanpa janji manis tapi penuh makna. lelaki itu berbeda. Bukan hanya caranya mencintai, tapi juga arah doanya. Semakin dekat mereka, semakin jauh kenyataan membawa. Di antara senyuman dan air mata, mereka menyadari: cinta bisa tumbuh di mana saja, tapi tak selalu bisa tinggal. Ini adalah cerita tentang dua hati yang saling menemukan, tapi tak bisa memiliki. Bukan karena tak cinta tapi karena mereka terlalu percaya. Apakah rasa bisa tetap tumbuh meski arah tak sejalan? Atau justru mereka harus memilih, antara cinta yang hangat... atau keyakinan yang tak bisa dikompromi?