After You

After You

  • WpView
    MGA BUMASA 153
  • WpVote
    Mga Boto 12
  • WpPart
    Mga Parte 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Oct 21, 2024
__________________________________________ ["Mengapa kamu kembali jika hanya untuk mengukir luka lagi?"] _______________________________________________ "Lo dimana Rei?" "Gue lagi nganterin Tesya." Jawab laki-laki itu di sebrang telepon. "Nggak bisa ya kalau bukan lo? Lo kan bukan pacarnya." "Nggak bisa Ra, ini urgent. Kenapa?" "Gue abis kecelakaan. Tadinya gue mau nyuruh lo kesini, tapi nggak perlu. Urus aja Tesya-Lo itu." "APA!? Lo dima-" Sebelum laki-laki itu menyelesaikan ucapannya, gadis itu buru-buru mematikan panggilan teleponnya. Dia tersenyum getir, hatinya terasa perih. _______________________________________________ "Gue itu apa dimata lo?" _______________________________________________
All Rights Reserved
#2
afteryou
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Tokoh Utama
  • RadenRatih
  • ICE BOY (SUDAH TERBIT)
  • Because I'm Stupid (End)
  • BarraKilla
  • Sincere (Nara)
  • Dear You
  • No Longer Mate

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman