Love Hurts

Love Hurts

  • WpView
    Reads 1,003
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 5, 2015
-Shakila- "Cinta ini bagaikan lingkaran setan, berputar putar tak tentu arah, semua merasa sakit, karna satu nama, Cinta. " -Michael- " kupikir dengan bersabar semua akan berakhir indah, namun di tengah tengah proses menunggu , ada cinta lain datang menghampiriku. haruskah aku tetap menunggu? " -Cecilia- "Sakit rasa nya melihat orang yang kita cintai, malah mencitai orang lain. apakah aku harus menyerah atau tetap berjuang mendapatkan cinta itu? " -Alvaro - "Apakah nantinya aku akan bahagia, jika cinta ini di landasi kebohongan? bahagia untuk orang lain sangat menyakitkan! aku tidak tidak bahagia, aku tersakiti.. " -Laura- "Kalau ada yang bilang cinta itu indah. itu omong kosong! karna nyatanya cintaku jauh dari kata bahagia! adakah sedikit rasa bahagia untuk ku? "
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angel To Raya (END)
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • The Lonely
  • BULIR CINTA [END]
  • SEPOTONG HATI YANG MENGUKIR DAN TERUKIR
  • Izinkan sekali saja
  • Istri Cadangan
  • #1 | Love in Chaos [Sudah Terbit]
  • Limerence

Cerita ini menceritakan tentang wanita yang di nikahi bukan karena CINTA melainkan harapan. Ya, harapan akan sesosok malaikat kecil yang di impikan untuk melengkapi sebuah bahtera rumah tangga. Raya, nama yang menjadi kandidat Indra untuk calon ibu dari bayinya kelak. Bayi yang akan melengkapi kisah kasih pernikahannya dengan Maya wanita pemilik cintanya. Sementara itu Raya selalu menganggap Indra seperti Angelnya. Orang yang memberinya harapan baru dengan janji. Janji yang tak pernah ia tepati. Lalu apakah Raya akan menerima Indra? Apa selamanya ia hanya akan di jadikan yang kedua? Atau mencari Angel yang lain?? "Mengapa kau melamarku?" tanyaku menatap pada lelaki di depan. Lelaki yang sebulan lalu berhasil mengisi hatiku. Bahkan, sampai sekarang pun masih. "Aku telah mengatakannya, istriku yang memintamu. Ia ingin memiliki seorang anak dan ia tahu ia tak bisa memilikinya sendiri." "Maksudmu aku hanya kalian anggap sebagai sapi perah, begitu?" tanyaku sinis. "Tidak, tidak Raya. Tentu saja tidak." "Apa kau mencintaiku?" tanyaku mengalihkan topik. Sekilas aku melihat Indra menegang sebelum dengan cepat ia kembali menguasai diri. "Maaf, aku tidak mencintaimu, mungkin belum. Tetapi aku berjanji akan mencintaimu. Bagaimana apa kau mau menjadi istriku?" * * * Huhuhu. Penasaran Raya terima Indra atau gak? Cus, langsung di kepoin aja. Udah END loh!:()

More details
WpActionLinkContent Guidelines