My Three Brother

My Three Brother

  • WpView
    Membaca 4,789
  • WpVote
    Vote 445
  • WpPart
    Bab 15
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Okt 21, 2022
"dalam dunia ini ada realita dan ada non realita yang kita buat, andai ada pilihan gw lebih milih nulis cerita hidup gw sendiri"-Aira Seorang gadis yang hanya ingin mempunyai keluarga kecil dan sederhana yang bahagia, namun itu hanyalah mimpi bagi nya, bahkan dia tidak pernah di didik oleh orang tua nya melain kan hanya Abang nya -mau tau alasannya? Kamu nanyea? Baca dong 😃-
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Tentang Azriel
  • Sakit 'Jiwa' (End)
  • IN OUR WORLD
  • Almost Mine - 3 Alasan Aku Menolakmu!
  • LENATHAN (hiatus)
  • Constellations From The Room
  • KELUARGA WIDYAMADJA
  • Like Or Love
  • ME VS MY BROTHER (TAMAT)

"dulu aku sangat takut kesepian tapi sekarang aku tau sepi itu tidak terlalu buruk ternyata." ~azriel *** "Senjaku maaf karena telah meninggalkan mu, maaf telah mengingkari janji yang pernah ku buat, tetaplah menjadi senjaku, senja yang aku kenal Azriel, dengan ada atau tidaknya aku disisi mu" "Kenapa Ra" *** Dia adalah Azriel, sedari kecil dia hanya punya sang ayah dan pembantu dirumahnya dan sang nenek. Ibu?? Ada, dia ada dan tinggal bersama dengannya tapi, ibunya tidak pernah meliriknya, bahkan mungkin menganggapnya ada pun tidak, itu yang dipikirkan Azriel. Dan disaat semuanya telah membaik seseorang yang slalu menemaninya malah pergi meninggalkannya, seseorang yang hadir disaat dia kesepian malah pergi meninggalkannya dengan rasa sepi itu kembali, dia pergi meninggalkan luka baru dihatinya. *** ~Azriel Mahatma *** Note's Kalian bacanya diurutkan sendiri yah soalnya aku gak tau kenapa jadi acak gak urut, sorry yah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan