Bacalah Cerita Ini

Bacalah Cerita Ini

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 17, 2024
Hanya kumpulan cerita pendek biasa. Cerita yang berasal dari imajinasi penulis dan cerita yang dialami penulis. Menulis cerita ini bukan bermaksud untuk apa-apa, sengaja hanya untuk dikenang suatu saat. Barangkali penulis lupa tentang kejadian istimewa dihari ini, dia sudah mengabadikannya. Maklum, penulis ini gampang lupa, tapi tentang perasaannya soal cinta dia tidak akan pernah lupa. Barangkali ada kamu dalam cerita ini, ada ucapan terima kasih dari penulis. Terima kasih karena telah memberi inspirasi kepada otak yang sudah mengepulkan asap tinggi. Terima kasih sudah memberi coretan pada kertas kosong penulis. Terima kasih sudah menyambung harapan penulis. Terima kasih sudah menyelematkan penulis dari jurang kegelapan. Dan ... hanya penulis yang mengerti perasaannya sendiri. Bila kamu tidak mengerti perasaan penulis, jangan berusaha untuk mencaritahu apalagi bersikap sok tahu. Nikmati saja kehidupan ini, karena besok-besok belum tentu akan lebih baik dari hari ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Bleeding Lady [completed]
  • Senja Dan Jingga
  • Rasa Tanpa Kata
  • Traces in the Light
  • Cinta Tapi Cinta?
  • Countryhumans ( Slice of Life Story )
  • Antara dosa dan Cinta Pertama

Ia tak pernah meminta hidup yang sunyi. Namun sejak kecil, ia diajari bahwa diam adalah satu-satunya cara untuk bertahan. Seorang perempuan dinikahkan oleh ayahnya dengan anak angkat yang tak pernah merasa memiliki siapa pun. Pernikahan mereka bukan tentang cinta, melainkan tentang kewajiban, dendam, dan luka yang diwariskan tanpa permisi. Laki-laki itu tak pernah mencintainya. Bahkan, tak pernah mencoba. Yang ia lihat hanyalah sosok yang mewakili masa lalu yang ingin ia lupakan, bayangan dari keluarga yang membuatnya merasa asing seumur hidup. Malam-malam perempuan itu dipenuhi dingin. Bukan hanya dari tubuh yang menjauh, tapi dari kemarahan yang tak ia pahami. Namun dalam sunyi yang dipaksakan, ia tetap bertahan. Mencoba belajar mencintai dalam diam. Menanti entah untuk disembuhkan, atau perlahan dilenyapkan. Kisah sunyi tentang hati yang tak pernah dipilih, dan luka yang terlalu dalam untuk disuarakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines