BULLIES VS BULLY VICTIM

BULLIES VS BULLY VICTIM

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 6, 2023
Kisah antara pembully dan korban bully yang dipertemukan. Lee haechan menghabiskan sebagian waktunya untuk menganiaya orang. Sementara ji sara selalu menjadi sasaran aniaya para pembully sepanjang hidupnya. Bertemu dengan trauma yang sama namun pelampiasan berbeda. Ibarat dua buah kaktus, semakin dekat mereka saling tertusuk. "Orang berbuat jahat padamu bukan karena kau baik, tapi karena lemah. Jangan berhenti menjadi baik, tapi berhenti menjadi lemah!" _lee haechan "Kau tau? Saat kita menancapkan paku pada kayu. Walaupun kau melepas paku itu, bekasnya tidak akan pernah hilang. Jangan menyakiti orang meskipun kau sedang tidak baik. Karena kau tidak bisa memperbaikinya." _ji sara
All Rights Reserved
#72
schoolife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainbow
  • Ayah, Peluk Aku Sekali Saja
  • Near (HyuckRen)
  • When I Was 13  [Hyuckren] ✔
  • MUTE BOY [MARKHYUCK]✔
  • [Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️
  • Haechan is ours |ᴇɴᴅ s1|
  • Reinkarnasi | Renjun [✔]
  • A DEADLY SMILE || NOMIN || END ✔
Rainbow

''Chandra memang ingin melihat indahnya dunia, tapi jika dunia itu Chandra lihat tanpa kehadiran Mama rasanya akan sakit.'' -Chandra. Kehidupan kejam telah memisahkan Chandra si pemuda tunanetra dari sang ibu melewati gerbang maut. Sambil mengantarkan sepasang bola mata dengan harapan agar sang anak mampu melihat indahnya dunia jika sang ibu memberikannya pada Chandra ketika nyawa tak lagi berpihak pada sisa waktunya. Naas, harapan sang ibu tidak terkabul, bukan indahnya dunia yang Chandra dapat, melainkan dunia yang telah hancur menjadi sejuta kepingan kaca yang menusuk relung batinnya. Tak di sangka kepergian sang ibu membuatnya terluka tiap saat. Ia terluka berkat kata-kata hina yang terlontar dari lingkungannya. Dirinya pula terluka karena perundungan, pengasingan, serta hukuman yang di dapat pada tiap inci tubuhnya. Luka dari orang terdekatnya terutama pada rumah yang terlalu rusak untuk ia perbaiki saat ini. Bagaimana kisah perjuangannya? Mohon di simak cerita selanjutnya setelah kamu follow, bercandaa :)

More details
WpActionLinkContent Guidelines