Seindah Senja

Seindah Senja

  • WpView
    LECTURES 34
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., sept. 2, 2021
Gelapnya hati, sepi, dan sunyi adalah makanan sehari-hari. Mereka ibarat teman yang selalu ada, bahkan ketika malam menyapa. Mereka pun tak ragu bertamu dalam mimpiku. Merusak rehat dengan hal memuakkan. Merusak rasa dengan kenangan yang kembali datang. Mereka juga yang membuat hidup ini tanpa sinar. Hambar dan membuat sukma ikut kelelahan. Hati pun menjerit ingin berhenti. Namun, tiba-tiba dia menghampiri. Mengulurkan jari-jemari sembari membawa secercah cahaya dari lilin. Bibirnya melengkung dengan rupawan. Mulutnya pun tak ketinggalan ikut berkata, "Jalanlah bersamaku dan akan aku perlihatkan bahwa hidup itu seindah senja."
Tous Droits Réservés
#132
tenfiction
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Kelas A [End]
  • Yang Dicari
  • LANGIT untuk SENJA [FINISHED]
  • Melody Arthadiesa
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Senja & Pantai (COMPLETED)
  • My Friend and My Bestfriend
  • Restu Tuhan

Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu