Sejak kecil, Arta tidak pernah tahu rasanya mendapatkan kasih sayang penuh dari orang tua. Itulah mengapa begitu memasuki masa SMK, ia memilih untuk hidup sendiri. Demi bisa membayar uang sekolah, Arta harus bekerja keras tanpa dampingan siapa pun. Meski menghadapi banyak rintangan selama sekolah, Arta tetap bisa mencetak prestasi. Setelah lulus SMK, Arta bekerja sebagai sopir truk. Di masa-masa inilah Arta mengenal seorang perempuan yang usianya tiga tahun lebih tua darinya. Perempuan itu memberikan perhatian dan kasih sayang yang selama ini tidak pernah Arta dapatkan. Berkat kerja kerasnya dan dukungan dari perempuan tersebut, karier Arta berjalan sukses. Keuangannya menjadi stabil, dan hidupnya jauh lebih baik dari sebelumnya. Namun, kebahagiaan itu tidak bertahan lama. Perempuan tersebut jatuh sakit karena infeksi lambung parah dan akhirnya meninggal dunia. Tiga tahun berlalu sejak kepergian perempuan itu. Arta kemudian bertemu dengan seorang cewek bernama Utari, yang usianya tiga tahun lebih muda darinya. Sifat Utari sangat bertolak belakang dengan Arta; cewek itu selalu ceria, ramai, dan cerewet. Entah kenapa, kehadiran Utari menarik perhatian Arta. Setelah sekian lama menutup diri, Arta akhirnya memberanikan diri untuk mendekati Utari.
Más detalles