White Dove Character

White Dove Character

  • WpView
    Reads 1,712
  • WpVote
    Votes 330
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 14, 2024
<harap baca selagi on going> "Selera Lili rendah sekali!" Keluh Meysha. Tidak ada novel yang benar-benar mengikatnya. Kalau ada novel yang bisa ia datangi, maka ia akan mengubah alurnya menjadi sempurna! Tidak akan membosankan! Haha.. Meysha kau menghayal ya? •~• "Ahh..badanku pegal sekali!" Ucap Meysha sambil meliukkan badannya ke kanan dan kiri. Gadis itu tersenyum, udara pagi ini menyejukkan. Tidak bau ac yang menyala dan pengharum ruangan-- Tunggu-- AKU DIMANAA?! Ia mendapatkan rambut cokelat, menendang anak yang habis di cambuk dengan kata kata aneh lalu ia.. memiliki wajah yang lebih cantik dari sebelumnya. Meysha menarik rambut nya sendiri. Ia sudah punya beberapa alasan yang cocok untuk kejadian ini. Tapi logikanya tidak dapat menerima. Ia.. bereinkarnasi? Itu satu satunya dipikirannya. Tapi biasanya, reinkarnasi itu dimulai dari kematian dahulu kan? Dia?! Dia itu tidur!! Tidur ya tidur!!
All Rights Reserved
#887
academy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DERSIK
  • Forever (Sudah Terbit)✔️
  • Time Won't Fly : The Place We Can't Be Found [END]
  • Elementum
  • Me and The Second Male Lead✔️
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • THE NAIAD (transmigrasi) {END}
  • I'm More Than Just A Princess
  • I Live Again to be Happy -Su Jia Limei-
  • Heartless
DERSIK

"Wow, pemandangannya bagus sekali!" kata Alma, sambil mengambil foto dengan kamera ponselnya. "Iya, aku suka sekali!" jawab Calista, sambil tersenyum. Arya, yang berjalan di depan, tiba-tiba berhenti dan menunjuk ke arah atas. "Lihat, gunungnya sudah terlihat! Ayo!" °°° Sex... Electi... Sex... Electi... "Tapi, apa itu?" tanya Alma, sambil menunjuk ke arah asal suara. "Aku tidak tahu," jawab Akira, sambil menggelengkan kepalanya. "Tapi suara itu terdengar sangat aneh." °°° "Apa yang terjadi?" tanya Akira, sambil menoleh ke arah Riven. "Aku juga tidak tahu," jawab Riven, menggelengkan kepala. "Tapi aku rasa kita harus siap menghadapi apa yang akan terjadi." °°° "Apa... Apa ini?" Tanya Alma, menunjuk ke arah sebuah portal bercahaya yang baru saja terbentuk. "Aku tidak tahu," jawab Lirien, menggelengkan kepalanya. "Tapi aku rasa kita harus menjauh dari sini." °°° "Dimana kita sekarang?" tanya Calista, memindai tempat aneh yang indah. "Alma?! Arya?!" seru Riven. "Kita terpisah!" timpal Akira dan Lirien bersamaan. °°° "Dimana ini?!.." Tanya Arya ntah pada siapa. °°° "Adakah... apa ada caranya untuk kita bisa kembali?" Tanya Alma, yang muncul sebuah harapan di benaknya. °°°° Alma, Arya, Calista, Lirien, Akira, dan Riven, enam sahabat yang tak sengaja terjebak dalam portal dunia paralel yang saling berhubungan. Mereka menemukan diri mereka dalam dunia baru yang penuh dengan petualangan dan tantangan. Dengan kekuatan persahabatan yang kuat, mereka harus menghadapi berbagai permasalahan yang bermunculan, termasuk orang jahat, kesalahpahaman, dan pencarian jalan kembali ke rumah. Pertanyaan besar yang menghantui mereka adalah: apakah mereka bisa kembali pulang ke rumah dan bersatu kembali dengan orang tua mereka? Note: penulis masih belajar mohon bimbingannya ya! Boleh kasih saran dan kritik namun mohon jaga ibu jari kalian ya agar tidak menyakiti perasaan ya🙏! Tolong bantuannya dan Terimakasih 🥰

More details
WpActionLinkContent Guidelines