ULTRAMAN BRICE

ULTRAMAN BRICE

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 13, 2022
"Dewa Kegelapan dari masa lalu bangkit memusnahkan Bumi untuk balas dendam atas kekalahannya saat peperangan kubu cahaya dan kegelapan, Sebuah cahaya muncul dari Replika batu kuno yg akan menyatu dengan manusia modern untuk mengalahkan Dewa kegelapan"
Public Domain
#432
laga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Fajarian the last warrior Season1
  • The Reincarnation of the Tyrannical Atrocity
  • Peace Maker
  • The World Full Of Sadness
  • 𝒟𝑒𝓂𝑜𝓃𝒶𝓃𝑔𝑒𝓁
  • LOVE OR REVENGE:THE DARKNESS RISING PART 2
  • The Destiny Of The Sacred Heroes  [TAMAT]
  • Farawell (reborn in a different world) [ ON GOIN ]
  • " SATRIA "

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines