Wealthy women in power

Wealthy women in power

  • WpView
    LECTURES 65
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., sept. 16, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang wanita sukses dan kaya, yang punya kuasa. Dia pengusaha yang ditakuti lawannya, ketika ingin bermain-main dengannya, harus pikir-pikir dahulu. Seorang Mari, punya penggemar yang berlimpah, aset puluhan dan uang miliar dolar, serta teman-teman yang juga punya uang puluhan juta dolar. Mari, dengan hanya berbekal mimpi dan cita-cita, bisa menggapai apa yang diinginkan. Dengan dukungan dari teman teman, dia mencapai ketinggian baru. Bukan hanya teman-teman, tetapi ada lelaki misterius yang selalu membantu Mari, uang puluhan juta dolar hanya untuk membantu Mari. "Saya menyiapkan uang puluhan juta dolar hanya untuk membantu melakukan penelitian anda, tidakkah anda akan membayar saya?" kata seorang lelaki dengan meletakkan tangan dipinggang Mari. Mari menaikkan alisnya lalu menyibak rambut yang ada di keningnya. "Apa yang kamu mau?" Lelaki itu menghirup aroma dari rambutnya. "Kamu." Mari tersenyum miring. "Kamu harus meletakkan uang ratusan juta dolar ke penelitan saya, harga saya. Lalu, anda bisa melamar saya dengan uang puluhan ribu miliar dolar." Lelaki itu hanya mengelus rambutnya, lalu berkata. "Tentu sayang."
Tous Droits Réservés
#27
kuasa
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Aksara Lingga
  • SAD GHOST 6 ✓
  • Tentang Pemimpi (Kisah Meraih Beasiswa LPDP)
  • Gadis Bar-bar Dengan Sejuta Pesonanya
  • Arsyilazka
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Detektif Palsu: Fail Romansa Si Antibetina
  • Arrogant vs Crazy
  • Mas! || ThomasKong✔
  • Sudut pandang (felisha)

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu