Story cover for Pretended [ON GOING] by asterprncssa
Pretended [ON GOING]
  • WpView
    Reads 2,765
  • WpVote
    Votes 426
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 2,765
  • WpVote
    Votes 426
  • WpPart
    Parts 14
Ongoing, First published Aug 31, 2021
24 tahun dia hidup hingga detik ini, Jungkook merasa semuanya sempurna. Terlalu sempurna untuk dia lewati. Coba sebutkan apa yang dia tidak punya? Keberadaannya saja sudah seperti karakter buatan yang tiada cacat cela. 

Karirnya di dunia hiburan itu sempurna sekali. Semua wanita menginginkannya, dan semua pria iri serta ingin menjadi seperti dirinya di saat yang bersamaan.

'Tatap mata Jungkook 10 detik' katanya, dijamin kau pasti merasakan sesuatu yang berbeda dalam dirimu. Sesuatu yang bergejolak menginginkannya lebih. Semua terlalu mudah untuk Jungkook, hingga kedatangan gadis itu. Gadis yang tidak pernah dia sangka - sangka akan meluluh lantakkan keangkuhan yang dia timbun hingga saat itu.

"Kenapa kau mengejar - ngejarku? Kau tidak punya harga diri, hm?" 

Jungkook tertawa suram, "Tidak tau,....mungkin aku penasaran padamu."
All Rights Reserved
Sign up to add Pretended [ON GOING] to your library and receive updates
or
#5strongheart
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Cute Bunny Club (2022) {✓} cover
Me Before Us; Under the Same Roof [TAEKOOK]✔️ cover
SEARCH [ END ] cover
Necessary✅(jikook/minimoni) cover
Love's Serendipity cover
Hingga Tak Ada Lagi Luka cover
The Arcturus - Jungkook x Reader [Fanfiction] cover
I NEED U cover
JEON JUNG KOOK [End] cover
You're My BadBoy [Revisi] cover

Cute Bunny Club (2022) {✓}

39 parts Complete Mature

Siapapun pernah melakukan kesalahan, dan itu hal yang lumrah. Merasa ngeri dengan masalah yang kita timbulkan juga bisa di maklumi, tapi menyakiti orang lain? Apakah itu masih bisa diterima? Kesalahan demi kesalahan, kesakitan demi kesakitan, tapi dia tidak ingin menyerah. Lelaki itu akan memberikan dunia, apapun yang dia punya hanya untuk satu orang perempuan yang selalu menderita karenanya. Satu-satunya perempuan yang ... membuatnya menderita. "Apakah tidak cukup sekali saja kau menghancurkan hidupku?" Gadis itu berteriak frustasi. "Yang paling mengerikan adalah ... Aku menyadari, aku bisa melepaskan semuanya kecuali, dia" Lelaki itu tersenyum pedih dan berbicara dengan nada merana.