Askana

Askana

  • WpView
    Reads 174
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 28, 2021
kalau cinta bisa ditebak mungkin tidak ada kata tidak cocok, perjalanan mendapatkan cinta sejati bukan sekedar menuangkan air kedalam gelas tapi bagaimana kita menelaah super spesifik tiap tiap sisi cinta, kenapa seribet itu? ya itupun kalau Lo gamau bahasanya salah pilih kekasih. Yang sekarang hadir dan Lo anggap sumber kebahagiaan belum tentu yabg terbaik, memang kalau udah ngomongin soal cinta gak akan selesai satu dua bab mungkin ratusan bab karena pada dasarnya cinta sulit ditebak, kadang juga apa yang telah kita korbankan demi cinta belum tentu terbalas dengan cinta juga ,bisa dengan pengkhianatan, kepergian,atau perpisahan. Percayalah mereka semua yang ada di sekitar Lo itu musuh semua, kita tidak ada yang tau bagaimana mereka di masa depan siapa tau salah seorang dari mereka bisa saja nusuk Lo dari belakang! Who knows?
All Rights Reserved
#716
pengkhianatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • WISHES.
  • Yang Pernah Patah
  • ALVARA
  • Meneroka Jiwa 2
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Narasi patah hati
  • Psikopat Digital? [End]
  • Yang Tak Pernah Ada

The Winners Wattys2018 Catergories The Contemporaries Based On True Story Terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang saya ceritakan kembali dengan sudut pandang penulis. Nama tokoh dan tempat kejadian disamarkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. **** Bagaimana jika suatu kepercayaan dan kesetiaan dikhianati oleh dua orang yang sangat kamu cintai? Tidak ada kata lain selain ikhlas dan sabar dalam menghadapinya. Nasi sudah menjadi bubur, apa yang telah terjadi tidak bisa diubah kembali dan waktupun tidak bisa diputar kembali. Andaikan waktu bisa diputar ulang maka tidak akan pernah ada kata penyesalan. Hari menjelang pernikahan yang biasanya ramai dengan canda tawa serta senyum kebahagiaan, harus rela berganti dengan tangisan memilukan serta penyesalan seumur hidup. Ketika menjelang hari di mana Sekar akan melaksanakan Ijab Qabul pernikahannya. Dia dikejutkan dengan teriakkan sang ibu ketika mendapati kakak perempuannya-Kasih, yang telah bersimbah darah karena memotong urat nadi pergelangan tangannya sendiri. Selanjutnya dia dikejutkan kembali dengan kenyataan bahwa kakak perempuannya tengah hamil. Dan yang paling membuat Sekar terpukul, ketika mengetahui ayah dari bayi tersebut, tidak lain adalah calon suaminya sendiri-Dimas Aditya. Ucapan bahagia berubah menjadi bisik-bisik menjijikkan serta tatapan kasihan yang diberikan oleh sanak saudara serta para tetangga pada Sekar. Malu. Tentu saja Sekar malu, kecewa bahkan marah. Tetapi haruskah dia marah bila melihat wajah kedua orang tuanya yang telah lebih malu. Belum lagi dengan gunjingan dari kerabat dan tetangga tentang Kasih yang tega merebut calon suami adiknya sendiri. Bagaimana Sekar bisa menghadapi semuanya? Bisakah kata ikhlas dan sabar mengobati luka hatinya? Based On True Story ----- Copyright © November 2016 | Vea Aprilia | All Rights Reservered Dont copy-paste my Story.

More details
WpActionLinkContent Guidelines