Dream Day With Grey [Angger dan Rey]

Dream Day With Grey [Angger dan Rey]

  • WpView
    LECTURES 5
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 11
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., août 12, 2022
"Tentang manusia yang kosong, tentang manusia yang hanya bisa mengeluh dengan takdir, dan tentang manusia yang mencoba berdamai dengan dirinya sendiri" Kehidupan masa lalu yang Rey tidak tahu membuat ia harus tutup telinga rapat-rapat saat perlahan-lahan sebuah kenyataan membuatnya mati rasa. Rey tidak bisa menerima kenyataan, seolah-olah ia ingin melawan takdir dan mengubah segala scenario yang sudah dituliskan oleh Tuhan dihidupnya tak kala ia mencintai Angger, wanita yang sedarah daging dengannya. ig:reynaldiiigideon ig:anggerindu Coba baca beberapa part aja dulu siapa tau suka🥬🥬🥬
Tous Droits Réservés
#423
cintaterlarang
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Trust
  • Reynand
  • Angel Baby
  • Jalan Pulang (END)
  • 21- Qinthara's
  • Geo&Gia [END]
  • ANOTHER LIFE ||RENJUN [REVISI]✓
  • Possesive Playboy
Trust

Hidupnya indah, pada masanya. Satu masalah datang membuatnya bertransformasi menjadi dia yang lain, yang tak dikenal dan tak mau dikenal. Hidupnya berubah hitam, monoton, tak bergairah. Namun, ketika muncul setitik harapan cerah yang datang untuk membantunya kembali bangkit, hal lain muncul. Ragu itu muncul ketika harus dihadapkan pada kata percaya. Percaya untuk percaya dengan ketulusannya, atau tidak percaya karena banyak asumsi buruk yang berputar di kepalanya. Bagaimana jika ketulusan itu hanyalah kepalsuan? Ketika ia percaya, hanyalah penyesalan yang tercipta. Namun, bagaimana jika sebaliknya, ketulusan itu benar-benar sebuah ketulusan? Namun, pada kenyataannya ia masih berada di antara keduanya. Berpikir antara ya dan tidak, antara percaya dan tidak percaya. Terpaku pada garis yang sama, dengan satu ragu untuk memilih jalan yang mana. Ia tak mau salah untuk memilih. Lagi. Karena terakhir kali ia percaya, yang dipercayai mengkhianatinya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu