Di Balik Takdir

Di Balik Takdir

  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 31, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Saat berusia 9 tahun, keluargaku dipaksa tegar karna kehilangan sang imam. Ibu tak kenal lelah merawat 3 anaknya yang masih berusia muda. Aku anak kedua dari tiga bersaudara, cukup berbeda dari saudara kandungku yang lain. Mengalami masa kelam yang dapat dijadikan pengalaman dan pelajaran tak terlepas dalam kehidupanku. Namun aku sadar, akan menjadi apa jika terus berada dalam masa itu. Karna membahagiakan orangtua sudah menjadi kewajiban bagi anak. Waktu terus berjalan, aneh rasanya aku berada dalam lingkungan organisasi. Suatu hal yang aku benci dulu sekarang memenuhi hari-hariku. Waktu remaja ku diisi dengan tanggung jawab yang aku emban karna dipaksa oleh keadaan. Orang-orang hebat mengelilingi diriku, membawa sebuah pelajaran yang dapat aku manfaatkan suatu saat nanti. Pada akhirnya aku sadar, apa yang telah hilang dariku memang digantikan oleh Tuhan. Tuhan pasti memberikan takdir yang di baliknya terdapat hal yang setara atau bahkan lebih baik. Tuhan tau hambanya pasti akan lelah, tapi jangan sampai menyerah. Tuhan mempersilakan untuk beristirahat, namun itu belum tamat.
All Rights Reserved
#434
basedontruestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ]
  • Sehari Untuk Selamanya
  • Cerita Tanpa Akhir
  • Hai, Kak! (END)
  • 💞Takdir Cinta💞
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • A R S E A N A
  • Raya : The Girl Who Hides a Thousand Secrets ✔
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Doa Yang Tak sama | END

kisah tentang keluarga yang harus melawan kerasnya kehidupan. Pertengkaran, kebohongan, penghianatan, kekecewaan yang harus mereka lewati. Hidup itu tidak abadi. Ada saatnya kita akan merasakan kebahagiaan, dan ada juga saatnya kita akan merasakan kehancuran. Itu sudah takdir tuhan, dan kita tidak bisa menolaknya. Mereka hanya bisa berharap semua nya selesai. Benar benar selesai, terlebih lagi diriku, iya aku. Aku adalah saksi bodoh yang menyaksikan kehancuran keluarga ini. "Kayak yang pernah orang bilang, Sekuat apapun lo menjaga apa yang pergi, itu akan tetap pergi. Dan sekuat apapun lo menolak apa yang datang, itu akan tetap datang. Jadi ga ada alasan lo bertahan dengan memaksakan takdir"

More details
WpActionLinkContent Guidelines