Rembulan Tanpa Purnama

Rembulan Tanpa Purnama

  • WpView
    LECTURAS 155
  • WpVote
    Votos 43
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, sep 7, 2021
Kecelakaan yang menimpa Nayra membuatnya koma selama enam belas bulan. Ia pikir kehidupannya berhenti sejenak saat itu. Tapi ternyata tidak, karena ketika ia terbangun, dunianya berubah. Kedua orang tuanya tiba-tiba bercerai tanpa alasan yang jelas. Hak asuh jatuh ke tangan papanya, dan memaksa ia tinggal bersama ibu dan adik tirinya yang menyebalkan. Lalu Nayra tidak sengaja menemukan brosur asrama berbasis Bahasa Perancis bernama Auberg Clair de Lune. Mampukah ia menyatukan kembali kedua orang tuanya? Apa sebenarnya alasan mereka bercerai? Sanggupkah ia bertahan di asrama bersama Revan, lelaki yang mungkin akan membuat Nay, melakukan pola yang sama seperti kedua orang tuanya?
Todos los derechos reservados
#556
asrama
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Spaces Between Our Words (TAMAT)
  • Broken Home(Rumah Untuk Keela) TAMAT
  • UNTUK NADINE
  • Our Hidden Story
  • ARLIA (On Going)
  • 𝑨𝒌𝒔𝒂𝒓𝒂 𝑫𝒊 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒊𝒕 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏
  • FINARA
  • VeeNara
  • BAYANGAN YANG TIDAK PERNAH PULANG

Aurelia, seorang penulis muda yang kembali ke kampung halamannya setelah sepuluh tahun, membawa serta luka yang belum sembuh dari kehilangan saudaranya, Ayra. Kembali ke rumah berarti menghadapi masa lalu yang selama ini ia hindari: hubungan yang memburuk dengan ibunya, kenangan akan saudaranya yang tenggelam dalam danau yang kini menjadi tempat wisata, dan Nadir-sahabat masa kecil yang kini menjadi seniman lukis pendiam yang tinggal di rumah kaca tua di tepi hutan. Sementara itu, Nadir menyimpan rahasia yang telah membebani hatinya selama bertahun-tahun. Ia adalah satu-satunya orang yang bersama Ayra saat tragedi itu terjadi. Namun, sesuatu tentang hari itu tidak pernah ia ceritakan, bahkan kepada dirinya sendiri. Ketika Aurelia dan Nadir dipertemukan kembali lewat proyek restorasi perpustakaan tua-tempat kenangan masa kecil mereka tertinggal-mereka mulai mengurai kata-kata yang tak pernah sempat terucap. Dalam keheningan percakapan mereka, dalam jeda, dalam napas yang tertahan, ada kisah yang selama ini tersembunyi. Dengan narasi yang puitis dan atmosfer yang melankolis, novel ini menggali tema kehilangan, komunikasi yang retak, dan upaya menemukan makna dalam ruang kosong antar kata-kata. The Spaces Between Our Words bukan hanya tentang yang dikatakan, tetapi tentang yang tidak pernah bisa diucapkan-dan bagaimana keheningan bisa menyembuhkan, menyatukan, atau justru memisahkan selamanya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido