Alifah Story

Alifah Story

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 1, 2021
kisah ini adalah di tulis dengan hati, mengikuti alur tuhan. kisah ini berawal saat masa SMA. kisah seorang gadis bernama Alifah dengan semua perjuangannya, dengan semua kisah cintanya. ia yang hanya mencintai 2 orang pemuda hingga ia berusia 20 tahun. Tentang cinta pertamanya berbeda agama, tentang cinta keduanya takdir tidak menjatuhkan. Alifah gadis yang menyimpan banyak luka dan rahasia di dalamnya. hanya berharap kalian bisa mengambil hikmahnya dari kisah ini. Tentang bagaimana akhirnya masih menjadi rahasia. Satu hal yang pasti, badai pasti berlalu dan senja akan menghampiri membasuh semua luka yang ada.
All Rights Reserved
#256
ketulusan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALZEA : FEATURED SOULS [END]
  • MENYAPA  MELALUI DOA
  • NAYYARA
  • [4] Cinta & Benci 2
  • Silent Obsession
  • My Best Mate
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • GRUNT NAVAREND | Dangerous Teacher [TAMAT]
  • Takdir Sang Ilahi [END]

Algesa liar, berantakan, dan terlalu akrab dengan kehancuran. Zea cantik, tapi matanya menyimpan luka yang tak bisa dijelaskan. Orang-orang berkata hidup adalah soal pilihan. Tapi bagi Algesa Axeliano Ravanaugh, hidup hanyalah sisa napas dari keputusan orang lain. Ia tidak pernah meminta untuk dilahirkan, apalagi tumbuh besar di rumah yang dipenuhi darah, teriakan, dan kebohongan. Setiap langkah yang ia ambil adalah pelanggaran. Bocah pemberontak yang menantang dunia karena dunia lebih dulu menghancurkannya. Ia melawan. Melawan dunia yang telah merenggut Bundanya. Melawan ayah yang seharusnya sudah terkubur sejak lama. Malam itu, di jembatan tua yang dingin menusuk tulang, Algesa tidak mencari apa pun. Ia hanya ingin diam. Tapi justru di sana, dalam gelap yang lengang, ia menemukan sesuatu yang tak terduga, sepasang mata yang tak asing. Bukan karena ia mengenalnya. Tapi karena luka yang tersembunyi di balik sorotnya terasa terlalu akrab. Zea. Ia bukan gadis baru. Bukan pula gadis baik-baik. Tapi ada sesuatu dalam caranya berdiri, dalam diamnya yang membatu, yang membuat Algesa terus melangkah. Bukan karena ia cantik. Tapi karena ia rusak. Sama seperti dirinya. "Kenapa... lo nolongin gue?" tanyanya lirih, tubuhnya gemetar tak hanya karena dingin, tapi juga karena luka yang terlalu lama disimpan. Algesa menatapnya lama, diam tanpa ekspresi. Petir menyambar di kejauhan, memperjelas gurat tajam di wajahnya yang basah. Tapi kemudian sudut bibirnya terangkat, membentuk seringai kecil, dingin, ambigu, tapi entah mengapa terasa jujur. "Mungkin karena gue suka ngerusak hal-hal yang hampir rusak." ALZEA : 05. April. 2025 By : Rossa Ig : @rossaroxie @_chaterinee

More details
WpActionLinkContent Guidelines