Kapten
  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 8, 2021
Karena lidah adalah api. Hidup dan mati dikuasai oleh lidah. Lewat lidah, kita dapat menambah teman. Dan lewat lidah pula, kita akan menambah musuh. Ketika yang dirasa adalah takdir, ternyata hanyalah sebuah persinggahan. Dan yang sama sekali tak terpikirkan untuk menjadi masa depan, ternyata dialah takdir yang sesungguhnya. 24 anak remaja di persatukan dalam satu tim basket Nasional mewakili pulau dewata. Ini menjadi langkah awal bagi seorang Agatha Ayudya Aizel Prameswari untuk belajar arti dari sebuah tanggung jawab. Memahami bahwa ia harus mempercayai dirinya sendiri. Dan mengetahui, bahwa sebuah pemikiran tentang masa depan bisa saja hanya berakhir sebagai angan belaka. Ia memang sudah memaafkan, tapi hatinya tidak munafik. Hatinya belum, bahkan tidak akan bisa melupakan kejadian bersejarah itu. Kapten, adalah seorang pemimpin. Aizel belajar menjadi pemimpin bagi sebelas orang dalam tim-nya. Dan Aizel juga belajar, untuk bisa memimpin dirinya sendiri. Untuk bisa memimpin hatinya, akan berlabuh pada siapa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Sandwich(End)
  • you & me [Nct Dream]✅✅
  • Rain || NCT dream [PRE ORDER!!!]
  • Renjana [COMPLETED]
  • KISAH DI BALIK PINTU || NCT DREAM
  • It's Always Been You✔️
  • 7DREAM | Transmigrasi Jeno ✓
  • Sweeter Than Caramel || Jeno ✔
  • Our Class: ExSiFo
  • BROTHER || JICHEN

Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋

More details
WpActionLinkContent Guidelines