Miss You Love

Miss You Love

  • WpView
    Reads 11,042
  • WpVote
    Votes 152
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureComplete Wed, May 11, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku sudah pernah katakan, aku siap dengan cobaan dan hantaman yang akan menerpaku. Aku lelah bersembunyi terus. Tidak ada satu orang pun yang ingin masuk dalam lingkaran masalah yang berat. Aku tidak bisa berdiam diri, tidak punya pilihan karena hanya inilah pilihan itu. Aku siap menghadapi, dengan atau tanpa bantuan siapa pun." Sang wanita berlari dan terus berlari. Kehidupan sudah memporak porandakan kemewahan dan kesenangan yang selama ini dicecapnya. Ia sadar semua sudah hilang, harapannya hanya satu, berusaha menemukan cinta yang tulus untuknya. Kekejaman sang paman dan mantan ibu tiri, membawanya pada tiga pria yang ternyata menyayangi dan mencintainya sedari kecil. Ikatan cinta masa kecil yang tidak akan pernah terlupakan. ===== Adrien, mantan suami yang terus menyayangi sang wanita. "Aku tahu kamu akan datang untukku. Aku tahu kamu tidak akan benar-benar meninggalkanku. Hatiku selalu berteriak, aku merindukanmu. Aku tidak ingin kehilanganmu. Aku rindu senyumanmu, aku rindu menghabiskan waktu bersamamu, aku rindu saat kita tertawa bersama-sama. Aku merindukanmu. Zeid, lelaki lembut dengan beribu pesona. "Cukup bagiku untuk mengetahui bahwa perasaanku tidak salah. Aku tidak ingin kehilanganmu lagi, rasa itu membara lagi dan aku berjanji tidak akan menundanya. Kamu adalah satu-satunya milikku. Zein, lelaki arogan dan kasar, susah ditebak apa yang ada dalam pikirannya. "Aku berkorban untukmu, bukan untuk hal yang sia-sia. Aku punya tanggung jawab terhadapmu karena rasa cintaku. Aku tidak perlu menyatakan cinta jika hanya menginginkan tubuhmu karena aku bisa mendapatkannya dengan wanita mana pun. Kamu salah, kamu tidak bisa membayar apa yang telah kukorbankan. Mungkin kamu masih menganggap ini sebagai main-main namun waktu akan membuktikannya."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • My Perfect BASTARD
  • Master Hong's Lucky Bride
  • Mahligai Sunyi
  • Their Marriage Agreement (The Wedlock Series #3)
  • THE DARK CEO (COMPLETED)
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Someday
  • HE IS MY MINE!

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines