Terlanjur Mencinta

Terlanjur Mencinta

  • WpView
    Reads 17,781
  • WpVote
    Votes 2,751
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 1, 2022
WpInfo
Fanfic
Mengapa waktu lima tahun tidak cukup untuk aku melupakan kebersamaan yang terjalin bersama dia selama lima bulan? Aku lelah dengan perasaan yang ku rasakan saat ini. Ingin rasanya ku bersikap biasa saja saat bertemu dia. Ingin rasanya aku berhenti mencintai dan berharap akan keajaiban. Tapi sampai detik ini, aku tidak bisa. Rasa itu masih ada dan sangat jelas terasa. "𝘑𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘳𝘪𝘯𝘥𝘶, 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘵. 𝘒𝘢𝘮𝘶 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘶𝘢𝘵. 𝘉𝘪𝘢𝘳 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘢𝘫𝘢." "𝘊𝘦𝘮𝘣𝘶𝘳𝘶 𝘪𝘵𝘶 𝘤𝘶𝘮𝘢𝘯 𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘤𝘢𝘺𝘢 𝘥𝘪𝘳𝘪! 𝘑𝘢𝘥𝘪? 𝘠𝘢, 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘦𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘤𝘢𝘺𝘢 𝘥𝘪𝘳𝘪." Tentang dia, yang perlahan mendekati ku, dengan cara anehnya menirukan gaya Dilan. Film yang sangat populer pada masanya. Tapi aku tak bisa membalas perasaannya seperti Milea. Meski aku, juga sangat mencintainya. #1- Terlanjurmencinta #1- Putihbiru
All Rights Reserved
#458
diary
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • YOU
  • Why Did You Choose It?
  • Seperempat Aku dalam Dunianya
  • Antara Dendam dan Cinta
  • I will meet you
  • The Girl Who Forgot Us [END]
  • Back To You (GxG)
  • 𝐋𝐨𝐯𝐞 𝐒𝐭𝐫𝐮𝐠𝐠𝐥𝐞 ✔

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines