GARIS WAKTU HIDUPKU

GARIS WAKTU HIDUPKU

  • WpView
    MGA BUMASA 536
  • WpVote
    Mga Boto 404
  • WpPart
    Mga Parte 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Sep 10, 2021
16 Agustus 2004, seorang wanita hebat telah melahirkan gadis kecil nan lucu. Isak tangisannya mengundang gelora bahagia untuk setiap insan yg mendengarnya. Raut mungil wajahku menyertakan tawa di pipi ayah ibundaku yaitu aku PUTRI MURNALIKA
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • PUTRI ARABELLE DISELIMUTI AWAN
  • ꜱᴏʀʀʏ ɪ ʟᴏᴠᴇ ʏᴏᴜ :)  (Tamat)
  • Antara aku dan dunia
  • S.L.B [Sekolah Luar Binasa] (COMPLETED)
  • Unplanned marriage
  • Gadis Kecil dengan 5 Teman Bermain Tak Kasat Mata
  • CUCU BUNGSU MAFIA (Tamat And Lengkap)
  • Angel To Raya (END)
  • Not A Perfect Husband ✔

Arabell yang masih diselubungi duka merasakan kebimbangan yang luar biasa saat ia kedatangan dua orang tamu yang tak dikenalnya sama sekali mengaku sebagai ayah kandung nya. Arabell terdiam mencerna apa yang dikatakan orang di depannya itu,memperhatikan berkas2 yang dibawa oleh orang tersebut dari buku nikah sampai akta lahir dia sendiri. Satu sisi ia menerima apa yang dikatakan mereka dan disisi lain ia menolak keras,mungkin saja kedua orang di depannya ini berniat jahat. Mereka mengaku sebagai keluarga membawa nya pergi kemudian menjualnya. ia bergidik ngeri memikirkan nasib kedepannya. "Apa kamu tidak mau memeluk adikmu Bima?" Thomas yang tau tatapan Bima menuju pada arabelle bertanya dengan senyuman. "adik!" seru Bima mengalihkan pandangan pada Thomas kemudian berganti lagi pada arabelle. "Adik ku hanya Mikael,adelard dan si curut itu. Aku gak punya adik perempuan dan bunda juga gak pernah melahirkan anak perempuan." Ujar Bima dengan santai. "Jaga bicaramu Bima!" Argani memperingatkan sang putra dengan tatapan yang serius. "kenapa? memang seperti itu kenyataan nya bukan." balas Bima dengan acuh kemudian berbalik meninggalkan meja makan. "Bim...."

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman