Badboy Idaman

Badboy Idaman

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 20, 2026
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ini cerita kedua aku pren Ini cerita murni dari haluan aku sendiri nggak ada kata plagiat didalam cerita ini Cerita ini menceritakan tentang: Seorang gangstar yang ditakuti musuhnya "Berani Cari Masalah Berarti Cari Mati" itulah slogannya Dan seorang cewek cantik polos yang sengaja bertemu dibawah derasnya hujan di malam itu . . . "Elard kamu kan baik ngga ada niatan traktir aku gitu?" ucap Anai dengan puppy eyes dan menunjuk sesuatu Adelard menatap arah tunjuk tangan Anai netra matanya menatap gerobak sate yang berjalan menuju arahnya "baru aja kenal udah minta traktir" ucap Adelard "yaa hitung² balas budi kek karna aku udah baik ngasih jas hujan" jawab Anai "tapi Elard kok aku takut yaa mana ada penjual sate hujan² begini apa jangan² itu bukan penjual sate tapi hantu penjual sate yang biasanya di film² itu, aku takut Elard aku mau pulang aja deh aku jadi takut" lanjut Anai "mana ada hantu penjual sate?" ucap Adelard "tapi Elard di film² tuh ada Elard kamu nggak pernah nonton film hantu kan pasti" ucap Anai "pak satenya masih?" ucap Adelard ke penjual sate Apakah itu pertemuan terakhir atau bakal menjadi sering bertemu? Entahlahh
All Rights Reserved
#14
polosgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines