We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hana
  • WpView
    Reads 94
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 24, 2022
WpInfo
Fanfic
Seventeen
"Emang kenapa kalau jelek? Gak boleh gitu suka sama orang?" Entah bagaimana kata-kata itu keluar dari mulut Nael. Laki-laki yang selama ini membuat hidup Hana sengsara. Hana yang tak bisa menjawab pertanyaan itu, hanya diam seribu bahasa. Tampa tahu apa yang dirasakan laki-laki itu padanya, matanya hanya dapat menatap bola mata hitam itu, sambil mencoba membaca pikirannya. Setelah aku mengetahui orang yang ku suka menyukai sahabat ku, sebuah surat cinta tiba-tiba saja ada di meja belajar ku. Surat yang membuat aku takut, akan jebakan dari nya... Orang yang mungkin saja akan menyakiti ku.
All Rights Reserved
#20
anisa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Please, Love Me (END)
  • One More Chance [HoonSoon]
  • amoeba [END]
  • With Me?
  • FORGET THE TIME (yanneo)
  • Temen Apa Demen? ▪ (Han Jisung)
  • 𝘖��𝘯𝘭𝘺 𝘠𝘰𝘶 (END)
  • Friendship -Completed-

Sebum mau baca, cuma mau ngingetin di dalam terdapat banyak kejadian yang gak pantas untuk bocil di bawah 17 tahun yee kalau tetep baca gak papa itu hak sih tapi jangan sampai rugi in diri sendiri dan Nola oke CERITA INI DALAM TAHAP REVISI **** Hana rela menikah dengan lelaki yang ayahnya tentukan demi kesembuhan ibunya. Gadis berusia sembilan belas tahun yang baru saja lulus SMA beberapa hari lalu itu pasrah ketika ayahnya menikahkan dirinya demi kepentingan bisnis. Parahnya, suami Hana tidak pernah menyukai Hana dan selalu menyiksa Hana setiap kali lelaki itu kesal dan mengingat pernikahan mereka. Namun, demi ibunya Hana akan terus bersikap selayaknya istri yang baik untuk Askara walau tak pernah di pedulikan oleh lelaki itu. "Momy, Dady, tolong izinkan Hana untuk pergi, tolong, Hana sudah lelah" Selayaknya manusia biasa, Hana juga memiliki batas kesabaran dan dikala dia benar benar tak mampu bertahan lagi, bisakah semesta berpihak kepadanya? "Sesuatu yang sudah berada di tanganku tak bisa seenaknya pergi dariku, Hana. Terlebih kamu membawa semua bagian dari diriku, " Tapi, bagaimana jiga semua yang ternyata berbeda dari apa yang Hana pikirkan selama ini . "Di dunia ini, kita tidak bisa percaya hanya kerena seseorang itu bersikap baik pada kita."

More details
WpActionLinkContent Guidelines