C || Mr. Ice Prefect

C || Mr. Ice Prefect

  • WpView
    LECTURES 1,348,126
  • WpVote
    Votes 76,842
  • WpPart
    Chapitres 35
WpMetadataReadTerminé ven., déc. 31, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
𝑨𝒅𝒂𝒎 𝑫𝒓𝒚𝒂𝒏 ~ 𝑨𝒚𝒂𝒏𝒂 𝑫𝒂𝒉𝒍𝒊𝒂 " Watch your eyes dude. " Adam Dryan Adam Dryan . Dingin . Garang . Aura yang ada pada dirinya menjadikan semua orang tidak mahu mendekatinya . Badan dan ketinggiannya yang ideal . Wajahnya yang kacak walaupun tiada campuran . Matanya berwarna hitam pekat dan sepet mampu menarik perhatian semua orang tetapi dihiraunya . " Hang ni memang tak reti nak senyum ka ? " " Shut up. " " Move aside please.. " Ayana Dahlia Ayana Dahlia . Cantik . Baik . Sikapnya yang peramah menyenangkan hati semua orang yang mendekatinya . Matanya yang berwarna koko cair mencantikkan lagi wajahnya yang bersih tanpa sebarang cacat cela .Tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu pendek " Ayanaaa." " Hang ni awat gedik sangat ni." ----------------------------------------------------- Pertemuan pertama , pertemuan yang tanpa mereka sedar mendekatkan lagi jarak antara mereka berdua. ------------------------------------------------------- Still new here . Give my story a chance , don't forget to vote and leave a comment Enjoy.... Status ~ complete
Tous Droits Réservés
#1
prefect
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Mr. Headperfect & Ms. Photographer
  • Crush(MALAY/ZAYN MALIK FAN FICTION COMPLETED)
  • My Girl, Limited Edition! [C] [Awas Unedited, Cringe Overload]
  • You Are My Priority
  • AZELIA's©
  • The Lonely Rulers
  • Yana+V [ᴄᴏᴍᴘʟᴇᴛᴇᴅ]
  • Mr. Arrogant |Hiatus|

Pretty Lies Erina Aleesya-cantik, rupawan, dan diidamkan ramai. Hidupnya sempurna di mata orang lain. Keluarga berada, wajah menawan, kepintaran yang dikagumi. Dia punya segalanya-kecuali kesihatan. Sejak kecil, takdir menuntutnya untuk kuat. Bertarung dengan penyakit yang tak terlihat, menyembunyikan keperitan di sebalik senyuman yang dipaksa. Jarak menjadi pelindung, kerana bagi Erina, setiap permulaan pasti berakhir dengan perpisahan. Fotografi menjadi dunianya-memori yang kekal meskipun manusia berubah. Tapi segalanya goyah saat Tengku Faiq Danny melangkah ke dalam hidupnya. "Aku tahu kau tak okay. Jomlah, aku teman kau pergi klinik." "Tunjuk tangan. Aku tahu tangan kau luka. Tak payah sembunyi." Lelaki itu melihat apa yang orang lain terlepas pandang. Dia tidak tertipu dengan senyuman Erina, tidak termakan dengan jarak yang dicipta gadis itu. "Senyumlah sikit. Aku kan ada ni." "Kenapa suka tangkap gambar?" "... because every picture tells a story." Sedikit demi sedikit, tembok yang Erina bina mula retak. Tetapi mampukah dia benarkan seseorang mendekatinya, sedangkan dia tahu akhirnya semua akan pergi? Until The Very End cover; @tiraeee

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu