Both of Us

Both of Us

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 4, 2021
Naina mati-mati an menekan perasaan ingin tahunya terhadap mahasiswa baru itu. Berkali-kali dia berkata bahwa ini adalah perasaan ingin tahu yang sementara karena Naina tidak ingin mengecewakan Arga. Namun saat mencoba bertahan, kekasihnya -Arga- sudah menaruh hati untuk orang lain. Naina yang larut dalam kesedihan menyadari seseorang yang dia tepis dulu semakin sering muncul secara kebetulan. Rama terus muncul bagai kesengajaan. Dan Naina tau, debaran yang muncul hari itu tidak akan bisa dia abaikan lagi. Namun tidak ada yang mudah di dunia ini. Setelah dua kali kebodohan, Naina menyadari sesuatu. Sebenarnya dari awal, ini semua kesalahan siapa? Siapa yang lebih dulu memulai? Apakah sebenarnya selama ini Naina menuai apa yang dia tanam?
All Rights Reserved
#320
arga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Date With Benefit
  • HANNA
  • Restart ✔
  • Naya
  • JUST BE MINE [END]
  • Titik Nadir
  • ANGIN HUTAN PINUS [TELAH TERBIT]
  • Like A Star (Complete)

Menjatuhkan harga diri dengan menyatakan cintanya kepada seorang pria adalah harga mati yang harus dibayar oleh seorang Resyakilla Rumi Anindita. Walaupun begitu, Anindita sama sekali tak menyesalinya lantaran pria yang ia tembak adalah Nathaniel Elang Daneswara, crush-nya saat SMA. Pertemuan keduanya di sebuah acara reuni membuat Anindita yang sudah bertahun-tahun menyembunyikan profesinya sebagai penulis, tiba-tiba memiliki sebuah ide untuk membuat karangan fiksi untuk para penggemarnya. Namun dalam proses penulisannya, ia memiliki sebuah kesulitan lantaran perbedaan di antara dirinya dengan Nathan. Seolah takdir memihaknya, Nathan yang saat itu menjadi sasaran imaginasinya tiba-tiba mengiriminya pesan beberapa hari setelah mereka bertemu di acara reuni hingga membuat keduanya menjadi semakin dekat. Karena kedekatan keduanya itulah, Anindita memanfaatkan kesempatan untuk melancarkan proses menulisnya dengan menyatakan cinta kepada Nathan. Namun tembok tinggi yang menjadi penghalang keduanya membuat Nathan berpikir ulang untuk menerima pernyataan cinta dari Anindita. Akankah Nathan menerima Anindita menjadi kekasihnya? Dan apakah mereka bisa menghancurkan tembok pemisah di antara keduanya agar bisa bersama selamanya, atau justru Anindita akan meninggalkan Nathan setelah urusannya selesai?

More details
WpActionLinkContent Guidelines