Why Not?

Why Not?

  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 30, 2021
Hidup ini terkadang tidak berjalan sesuai dengan keinginan, realita sering kali menempa kita untuk lebih tangguh menghadapi tiap rintangan itu. Rintangan demi rintangan dilewati, entah disadari atau tidak, terkadang itu memang melelahkan. Tak hanya soal tuntutan pekerjaan, namun juga sekelumit problematika akan romansa yang selalu saja tak terduga. Ada sekitar lebih dari 271 juta penduduk yang berada diatas tanah Indonesia. Diantara 10,56 juta manusia yang hadir dan memijakkan kakinya di Ibukota Jakarta, cinta hinggap pada seorang gadis. Terbilang cukup janggal, namun, katanya cinta tidak pernah ada yang salah bukan? Kata mereka, cinta itu begitu indah. Namun, mengapa seluk beluk nya begitu sulit dipahami bagi seorang Faazri Arsanka Hadinata? Tak ada yang meminta gadis itu untuk meraih karier yang begitu gemilang di usia muda. Gadis Ibukota yang tanguh itu memang tidak cukup rapuh untuk menempuh terjalnya hidup. Namun gadis itu tetaplah seorang hamba biasa yang dibuat rumit oleh masalah percintaan. Pemilik nama yang terpampang dalam majalah ternama se-asia itu tetap saja tersungkur lemah ketika ada yang bertanya kisah romansanya. Ia terlalu mengabaikan perasaan yang entah sejak kapan bergetar di dalam hatinya, atas nama kobaran semangat untuk mencapai titik idealnya, ia melupakan perasaan yang sering orang katakan getaran indah itu. Bagaimana bisa, ia tidak sadar bahwa ia telah memiliki rona merah muda itu pada seorang pemuda yang nyatanya tak akan pernah bisa ia temui kembali. Dibawah temaram lampu Ibukota dan rinai hujan yang memeluk tubuh gadis itu, bibirnya tak sanggup menahan untaian kata yang dulu sering ia dengar samar, dengung suaranya masih sama, telah lama terperangkap di dalam gendang telinganya. "Un día estaré ahí, para ti, desde ese día, siempre. Espérame."
All Rights Reserved
#62
covid-19
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sweet Promise (TELAH TERBIT)
  • ARKALYA (END)
  • Ruang Kelana [ SUDAH TERBIT ]
  • You Are My Destiny
  • Sebatas Angan Senja
  • Jane [OPEN PO]
  • The Unwritten Rule [21+]
  • SHILA [END]
  • Rintik Hujan Terakhir
  • PESAN UNTUK RAYAN

[ L e n g k a p ] Bacalah sebelum dihapus sebagian untuk kepentingan penerbitan oleh @allopedia.id Trilogi Strong Woman [3] #tellyourstora #tantanganwritora • Janji manisnya lelaki itu nggak bisa cuma dipegang. Zaman sekarang, kalau bisa wajib di-screenshots atau direkam. Armanda adalah satu dari banyaknya perempuan yang dapat janji manis dari bibir lelaki berkumis tipis. Janji yang membuat Armanda membenci dirinya sendiri di masa lalu dan makhluk ciptaan Tuhan berjenis adam, terutama playboy cap gorila penebar sejuta cinta. Kepindahan Armanda ke Djogjakara membuatnya harus berurusan dengan Band Barista--Barisan Para tampan, dan gitarisnya yang kelewat narsis. Gitaris yang merupakan teman sekelasnya di SMA Kartini, sekaligus biang onar yang rajin gonta-gonti pacar. "Semua cowok yang gue liat itu sama aja! Habis manis sepah dibuang!" Armanda salah ketika dia komplain pada Bilal, lelaki yang berhasil menjungkirbalikkan dunianya hanya dalam sekejap mata. "Jangan salahin cowok dan kalimat manisnya. Mereka udah sepantasnya memperlakukan kaum hawa sebaik yang mereka bisa. Salahin aja cewek yang gampang baper, mudah naruh harap dan merasa dispesialkan." Dan Bilal, dia salah telah menyepelekan curahan hati terdalam seorang Armanda. "Semua tergantung perorangan, Nda. Baper enggaknya. Berharap atau emang diberi harap. Jatuh cinta, pacaran, TTM-an atau milih dalam zona sebatas teman. Semua tergantung yang menjalani. Perasaan nggak bisa dipaksa, bahkan ketika nahkodanya berubah haluan. Semua cuma soal waktu. Soal takdir dan jalannya sebuah kehidupan." Armanda tahu itu. Dia tahu sekali. Yang Armanda tidak tahu, yang selalu menjadi bayang-bayangnya hanya satu; mengapa ketika dia jatuh cinta, perasaannya selalu berakhir tragis? "Gue tahu gue salah, Bi. Nggak seharusnya gue teperdaya. Buaya kok dipercaya, zonk dapetnya." • • Copyright ©® by yourrangger 26/07/21 to 22/08/21

More details
WpActionLinkContent Guidelines