Tentang Dewa

Tentang Dewa

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 24, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Untukmu yang saat ini terluka karena sebuah singgah, untukmu yang saat ini pilu karena sebuah rindu, dan untukmu yang harinya begitu sendu karena sebuah temu. Sungguh, itu bukan hal yang mudah. Seberapa kuat dan seberapa sakit sesak yang bergejolak di dadamu, seberapa banyak air mata yang keluar dari matamu tak ada yang kan mengerti selain rindumu terbalaskan oleh temu. Bagaimana mungkin segala kenangan; kala dia menyeka air matamu, kala dia menggenggam jemari mu, kala dia mengelus rambutmu masih jadi sebuah candu untuk bertemu. Bagaimana mungkin segala rindu yang membuatmu merasa sakit masih ingin merasakan peluk dan kecupan hangat dari nya? Ini adalah kisah tentang Aya, yang mencoba menyembuhkan segala luka dan melupakan serpihan masa lalu akan kenangan biru tentang nya. Melupakan segala rasa tanpa ada penantian yang melanda. Namun, lagi lagi takdir mempermainkan nya. Setelah luka nya mulai kering, bagaimana mungkin kembali dipertemukan denga dia, sesosok lelaki yang membuatnya benci akan cinta.
All Rights Reserved
#929
cuek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stolen Before Fallen
  • Cerita Tentang Kita
  • A Frozen Flower (TAMAT)
  • Zero-sum Love [FIN]
  • Denaya : Tahanan Masa Lalu "The Search Of True Love And Trauma Healing"
  • Penuh Luka (On Going)
  • SERIBU SISI ORIGAMI [COMPLETED]
  • Lotus ⚠️ End
  • Bayangan Rahasia

Ayla, tanpa sengaja harus terlibat dalam hubungan yang rumit dengan Nata, seorang siswa pindahan yang seringkali terjebak dalam situasi yang kian membuatnya penasaran. Tetapi siapa sangka jika rasa penasaran yang ia miliki justru berubah menjadi rasa nyaman, seolah ia telah lupa bahwa ada hati gadis lain yang masih ia tawan. Sungguh, kali ini ia mengaku lalai dan terperdaya. Tak hanya sekali keduanya mencoba saling melepas, menarik diri, dan kembali. Tapi apa daya jika hati justru saling tertaut akibat rasa rindu yang tak terpungkiri? "We have to stop." Nata menangis. Untuk pertama kalinya, air mata itu turun untuk perempuan selain ibunya. Sebelumnya Ia bahkan tak pernah menangis ketika kekasihnya mendua. Dunia pun mungkin ikut mencaci. Tapi, siapa yang sebenarnya ingin kau maki? Tolong, jangan mudah menghakimi apa yang kau sendiri tak jelas ketahui. Bukankah akan lebih baik jika kau mencoba memahaminya dari berbagai sudut pandang sisi? 🍁

More details
WpActionLinkContent Guidelines