Tak Semuda Kata || On Going ||

Tak Semuda Kata || On Going ||

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 14, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Semakin hari semuanya semakin berat untuk di lalui. Entah aku yang tak pandai bersyukur, atau memang semesta terlalu kejam dalam perannya. Semuanya semakin tak teratur. Jam makan yang tak pernah lagi tepat. Waktu tidur yang semakin hari semakin berkurang. Rasa takut yang setiap hari datang menghampiri. Ini memang aku yang sedang diuji? Atau memang aku yang benar-benar tak pandai menikmati? Mereka bilang kita harus berdamai dengan masa lalu. Dan aku menjawab, semuanya tak semudah kata. Ini tentang aku di masa kini, masa lalu, sedangkan masa depan? Entahlah, aku sendiri tak yakin masih mempunyai masa depan. _Ren Jika ingin memposting semua kata-kata yang terdapat pada cerita ini mohon jangan hilangkan dan tetap cantumkan nama _Reeha_Ran Terimakasih. Semoga kita semua selalu bahagia Aamiin.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • DIARY DEPRESIKU
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Eliinaa
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • Luka & Lara (Completed)
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • KARAFERNELIA
  • Setia Di Hati (Selesai)

BLURB! Ternyata dunia ini benar-benar sempit. Luka lama yang kukira sudah sembuh, datang lagi tanpa aba-aba. Namaku Anita, seorang ibu tunggal yang berjuang membesarkan putriku, Audrey, sendirian. Aku pernah dikhianati dan kehilangan kepercayaan pada cinta, sampai dua pria datang bersamaan: satu dari masa lalu yang pernah menghancurkan, dan satu lagi yang menawarkan ketulusan baru. Kini aku harus memilih... Kembali pada cinta yang dulu melukai, atau membuka hati untuk yang baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines