Story cover for Ren & Ran by syifaysahh
Ren & Ran
  • WpView
    Membaca 7
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 7
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
Bersambung, Awal publikasi Sep 03, 2021
Bumi ini memiliki empat elemen yang meliputi air , api , tanah , dan udara. Keempat elemen itu berada dalam diri setiap manusia yang kemudian membentuk kepribadian manusia itu. Ran Shaquitta Adinda , mahasiswi yang suka ceroboh sekaligus sosok asisten psikolog di laboratorium psikologi kampusnya. Ren Thitra Thahir , senior Ran yang memiliki sifat seperti elemen air , suka marah marah  , sensitif , perfeksionis , dan memiliki kata kata yang pedas seperti cabai. Ran yang suka bertindak ceroboh , membuat Ren kerepotan menghadapi sosok Ran terlebih dalam pekerjaan sebagai juniornya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

1 bab

Daftar untuk menambahkan Ren & Ran ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#581air
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Sepi dalam Riuh oleh Airinazahranf
28 bab Bersambung
Karakter 1. Airin: - Penampilan: Gadis manis dengan rambut sebahu dan mata cokelat yang teduh, mencerminkan kelembutan dan kehangatan. - Kepribadian: Meskipun tampaknya ceria dan bahagia, Airin menyimpan luka mendalam setelah kehilangan kakaknya. Ia kuat dan berani, tidak mudah takut, dan memiliki ketegasan dalam menghadapi tantangan. - Emosi: Merasa kesepian dan hampa meskipun dikelilingi oleh keluarga dan sahabat, menunjukkan sisi rentan dari dirinya. 2. Bara: - Penampilan: Pemuda tampan dengan aura yang dingin, memberikan kesan menakutkan. - Kepribadian: Bersikap kasar dan songong, tetapi di balik itu, ia menyimpan rasa ingin tahu yang mendalam terhadap Airin. - Emosi: Merasa terjebak dalam ketakutan dan kepatuhan, berusaha menyembunyikan ketertarikan dan kerapuhan di balik sikap dinginnya. 3. Ara, Lisa, dan Nisa: - Peran: Sahabat karib Airin yang selalu mendukung dan menghibur. Mereka melengkapi kehidupan sosial Airin dan memberikan rasa kebersamaan yang penting. Suasana - Lingkungan Sekolah: SMA mandala utama yang ramai dengan siswa, menciptakan kontras antara keramaian dan kesepian yang dirasakan Airin. - Kantin: Tempat di mana interaksi antara ikut Airin dan Bara terjadi, menambah ketegangan dan dinamika antara keduanya. - Emosi yang Tercipta: Momen-momen di mana Airin dan Bara saling berhadapan dipenuhi dengan ketegangan dan ketertarikan, menciptakan suasana yang dramatis. Tema - Kesedihan dan Penyembuhan: Tema utama cerita adalah perjalanan menemukan kembali kebahagiaan setelah kehilangan, serta bagaimana hubungan dengan orang lain dapat membantu proses penyembuhan. - Keberanian: Menggambarkan pentingnya keberanian dalam menghadapi ketakutan dan tantangan, serta bagaimana keberanian dapat menyentuh hati orang lain.
Dialektiva oleh penacandramawa
50 bab Lengkap
Ini cerita tentang Tiva dan kejenuhannya terhadap tipe-tipe mahasiswa yang ada di kampusnya--terutama di kelasnya. Tipe mahasiswa yang caper sama dosen, yang menggadaikan ungkapan agen of change sebagai alasan bolos kuliah, yang menyumpal telinganya dengan headset saat kuliah berlangsung, atau yang hanya bengong dan baca komik atau novel saat diskusi. Lalu Tiva sendiri masuk ke tipe mahasiswa yang mana? Dia tidak masuk di salah satunya. Dia membentuk tipe mahasiswa tersendiri--yang beranggotakan Tiva seorang. Tiva yang malas ikut diskusi "kacangan" di kelasnya, yang bukan mahasiswa berprestasi, yang tidak ikut BEM atau himpunan yang dielu-elukan sebagai media mahasiswa bisa mendapat banyak pengalaman, yang tidak pernah ikut riset atau penelitian juga. Tiva memang terkesan cuek dan apatis, tetapi ia selalu ada di garda terdepan dalam peka terhadap lingkungan sekitar. Juga, ia bisa menyelesaikan masalah hanya dengan kata-katanya. Dan saat dia berdialektika, semua tipe mahasiswa hanya bisa terdiam dan berdecak kagum dalam hatinya. Efek dari dialektika yang dilontarkan oleh Tiva (re: dialektiva) memberikan pengaruh besar setidaknya kepada tiga orang; Adiran Kiluan sebagai mahasiswa berprestasi yang tidak ingin spotlight miliknya ini berpindah kepada Sativa, Bumi Barameru sebagai "pejuang keadilan" yang merasa bahwa ucapan dan intuisi Tiva membuatnya menjadi manusia seutuhnya, juga Mizi yang sadar bahwa ia lebih dari sekadar "biasa". Baik Adiran, Bumi, dan Mizi pada akhirnya sama-sama mengorbit pada lintasan yang tidak pernah Tiva ciptakan. Ketiga laki-laki itu merasa berkonstelasi dengan Tiva dan merasa membutuhkannya. Tapi masalahnya, Tiva adalah seseorang yang kompleks dan sulit diterka. Akankah Adiran, Bumi, dan Mizi mampu mengorbit--bahkan melebur--bersama Tiva?
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Trauma cover
Flying hope (end) cover
REYNZI cover
Sepi dalam Riuh cover
SKRIPSUIT  ✔ cover
Air dan Api (Sequel Off Sunyi VS Berisik) cover
The Lost Crown and The Hidden Heart cover
THE JOURNEY S1 cover
Dialektiva cover

Trauma

40 bab Bersambung Dewasa

PERINGATAN KERAS‼️⚠️⚠️🔞🔞 BACAAN INI MENGANDUNG KATA KASAR, DAN PERILAKU YANG TIDAK PATUT DICONTOH ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Milla Mahendra Utami itu cantik, lugu, ceria, dan ramah, dirinya juga senang membantu hingga disukai banyak orang dan guru. Sedangkan Alan pradipta digantara dikenal nakal dan pembuat onar, entah itu bolos, merokok, atau bahkan bertarung membuatnya terkenal sampai ke sekolah lain di sekitar TRISATYA Bagaimana jika keduanya dijodohkan, milla yang akan ditinggal sendiri di indonesia oleh orang tuanya, dan alan yang dijodohkan karena perilaku buruknya yang memprihatinkan. Dimata milla yang selama ini sudah sangat hafal dengan segala gombalan dan ucapan manis dari para pria yang mendekatinya, alan merupakan sesuatu yang baru, lelaki itu sukses membahayakan jantungnya, membolak balikan hatinya dan merebut perasaannya. Alan itu tenang dan selalu memperlakukan milla dengan baik, tapi hanya sebatas itu, lelaki itu seakan menyembunyikan sesuatu darinya, yang entah apa itu. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Milla terdiam melihat tubuh alan yang kini berdiri tegak. wajah itu tidak menunjukan ekspresi apapun dengan mata yang memandang dingin tubuh pingsan berlumuran darah korbannya Bukannya kesombongan atau kemarahan yang milla lihat disana, mata dingin itu justru menyiratkan kesedihan, tubuh tegak itu justru seakan mengatakan dirinya kesepian.