Vermeiden [END]

Vermeiden [END]

  • WpView
    Reads 463
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 28, 2022
Ternyata persahabatan antara laki-laki dan perempuan, memang sesusah itu ya? Atau hanya perasaan Anka saja? Alfi. Sosok yang berteman dengan Anka sejak duduk di bangku sekolah dasar, selalu berhasil membuatnya merasa bersyukur atas banyak hal di dunia ini. Termasuk, pertemanan mereka. Sejak tragedi di bulan Januari 2017 lalu, Alfi mendadak selalu cerita tentang banyak hal kepada Anka. Jika biasanya mereka hanya sekedar bermain petak umpet, benteng, atau permainan lainnya bersama, kini hampir beberapa jam sekali, Alfi selalu menghubungi, bahkan menemui Anka. Entah di lingkungan sekolah, atau rumah. Lantas salahkah Anka berharap, bahwa Alfi mempunyai perasaan yang sama dengannya? Meskipun ia tau, di usianya yang masih menginjak 13 tahun itu, belum sepantasnya ada di titik tersebut.
All Rights Reserved
#7
bola
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyimpan Rasa
  • HALOALKANA
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • Tanpa Kepastian
  • SENJA (Revisi 2023)
  • DEVIAN [END]
  • Serpah-Serpih Dariku [31 Days Writing Challenge 2020]
  • ZIOTASYA (Completed ✔)
  • AlfaNada

Selama ini aku yang punya rasa lebih. Aku yang berharap kamu sadar tanpa harus kuberitahu secara langsung. Aku yang pengecut, bersembunyi dengan topeng persahabatan. Yang hanya diam karena sadar kamu menyukai temanku sendiri. Seperti itu hingga kini aku menyadari ada rasa-rasa lain di sekitar kita. Bukan hanya tentang aku, rasa-rasa itu juga melibatkan kamu, dia dan dirinya. Akibatnya, setiap dari kita menjadi berubah. Kamu berbeda, aku berbeda, mereka pun berbeda. Kadang aku berpikir untuk menjadi egois saja agar bisa memilikimu tapi sekarang aku harus bagaimana? Bagaimana aku mau egois ketika aku memiliki rasa lain? Teruntuk kamu yang membaca ini. Kuharap dapat mengerti jika berada di posisiku. Mengerti bagaimana tertekannya aku dengan semua hal ini. Saat kamu membaca ini, berarti kamu sudah menjadi pendengar keluh kesahku:) -A ©opy®ight 2018 by @Akuelalala

More details
WpActionLinkContent Guidelines