Story cover for Masing-masing by AzraRallya
Masing-masing
  • WpView
    Reads 1,139
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Parts 35
  • WpView
    Reads 1,139
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Parts 35
Ongoing, First published Sep 03, 2021
#3'rd Stories

Sebab 'Masing-masing' memiliki arti..

- (Seorang-seorang) dengan nasibnya
- (Sendiri-sendiri) dengan jalan hidupnya
- (Tiap-tiap orang) mempunyai kisahnya masing-masing

Sekumpulan bujangan yang sangat mencintai kampung Sastra nya dengan masing-masing kisah yang mereka rangkai seapik angan.

"Ngumpul di Gerdu kayak biasa. Pop es, cimol, mang*de. Kita c*ndy crush an".



Pict: Pinterest.

#1 ( 8 September 2021 ) - slideoflife
#3 ( 8 Oktober 2021 ) - slideoflife
All Rights Reserved
Sign up to add Masing-masing to your library and receive updates
or
#343ningning
Content Guidelines
You may also like
Perihal Sandwich(End) by dimsumentai
40 parts Complete
Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋
You may also like
Slide 1 of 10
[✔] Stay with Us (Renjun Ft. Ningning) cover
the secret behind the cypress family   cover
Such a Player // NCT couple cover
Perihal Sandwich(End) cover
BACK 2U [SUDAH TERBIT] cover
Secret Love✔ | [NCT Dream]  cover
Wild Dream | NCT cover
When You're Gone || Kim Doyoung cover
[1] SEAMIN TAK SEIMAN [end✓] cover
Our best story  cover

[✔] Stay with Us (Renjun Ft. Ningning)

24 parts Complete

NCT DREAM Renjun x AESPA Ningning Anindya Lukita Maheswari (AESPA Ningning) merupakan guru di salah satu sekolah swasta terkenal di kotanya, di SD Permata Hati. Berkat sikap supel dan paras cantiknya, dia disegani banyak murid yang ada di sana, mulai dari kelas rendah hingga kelas atas. Kegiatan sehari-harinya hanya seputar bangun tidur-dijodoh-jodohkan-mengajar dengan baik-pulang ke rumah-ditanyain kapan nikah-tidur kembali. Mendadak, di tahun ketiganya mengajar Nindya mulai dihadapkan dengan permasalahan salah satu peserta didiknya yang berhasil mempertemukan dirinya dengan wali muridnya, yakni Raditya Ansel Hartono (NCT Dream Renjun). Raditya merupakan ayah tunggal dari peserta didik bernama Fabian. Awalnya, pertemuan keduanya terjadi secara tidak sengaja sampai semesta akhirnya berkehendak dan membuat mereka saling bertemu di ketidaksengajaan berikut-berikutnya. Sampai kemudian, ucapan yang dilontarkan Fabian yang tadinya dianggap bercanda oleh keduanya, membuat Nindya dan Radit semakin mengenal satu sama lain secara mendalam. "Bunda Nindya, mau nggak tinggal bareng Fabian dan jadi bundanya Fabian beneran?! Papa ayo bawa Bunda Nindya pulang ke rumah kita!!" **** The story will be updated on the 7th, 17th, and 27th of each month. ⚠️Bahasa semi baku, kata kasar.⚠️ ©sijeuniwriting, 2025