Enchanted

Enchanted

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 3, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Bertemu denganmu adalah takdir, menjadi temanmu adalah pilihan, tapi jatuh cinta padamu benar-benar di luar kendaliku." ... Terpisah selama kurang lebih lima tahun, Sierra kembali dipertemukan dengan teman semasa kecil, Nohan di teras sebuah minimarket. Pertemuan itu berlanjut membuat keduanya kembali bersama seperti saat mereka kecil. Kebersamaan yang begitu menyenangkan sekaligus menakutkan bagi Sierra. Ia dipaksa mengingat kembali penyesalannya di masa lalu yang membuatnya ingin berhenti bertemu dengan Nohan. Namun dalam hatinya Sierra tak ingin berhenti bertemu dengan temannya itu, ia terlalu menginginkan Nohan disisinya. Lalu apa yang harus dilakukan Sierra, mempertahankan pertemanannya dengan Nohan, atau berhenti sampai di sini? ....
All Rights Reserved
#17
kadentyaspublisher
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Glitch
  • [✔] AKSARASSA
  • PERFECT in Love [END]
  • Dua Ufuk Terpisah
  • A Feeling of Heart (TAMAT)
  • Boys With Luv
  • Ada Apa Dengan Cinta
  • Hitam Putih Abu-Abu [completed]
Glitch

Glitch (completed) ------------------------------------------------------- "Neo lagi apa, Yah? Aku mau bicara, dong." "Siapa?" "Neo. Udah bangun belum dia?" "Neo siapa, Lin?" Aku bersumpah jantungku berhenti berdetak selama beberapa detik. "Maksud Ayah apa?" "Lah? Itu kamu tadi nanyain siapa? Mau bicara sama Bi Dedeh?" "Yah ... jangan bercanda." Bahkan sambil mengatakannya, aku tahu Ayah tidak sedang bercanda. Aku tahu ada sesuatu yang salah. "Ngomong apa, sih, kamu? Lin, udah dulu, ya. Ayah hampir telat berangkat kerja." "Tunggu! Tolong jangan bikin aku tambah pusing, Yah. Aku mau bicara sama adikku!" Hening selama beberapa detik. "Sepertinya kepalamu benar-benar keras terbentur." "Maksudnya?" tanyaku di tengah degup jantung yang tak karuan. "Alin, kamu gak punya adik. Kamu itu anak semata wayang." *** Dalam sebuah perjalanan kereta, Alin, seorang gadis remaja berusia tujuh belas, terbangun dari tidurnya. Saat itu, ia menyadari beberapa hal terasa sedikit berbeda dari sebelum ia jatuh tertidur. Termasuk, bayangannya sendiri di cermin. Mengapa ia mengenakan pakaian lusuh dan ketinggalan jaman? Mengapa sahabat terdekatnya tidak mengenalinya? Dan yang paling penting, ke mana perginya Neo, adik kesayangan Alin yang tiba-tiba raib seolah ditelan bumi? Apa yang sebenarnya terjadi pada Alin? Atau... pada dunia ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines