OLIVIA ( TAMAT✔️ )

OLIVIA ( TAMAT✔️ )

  • WpView
    Reads 178,823
  • WpVote
    Votes 4,872
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 8, 2021
21+ ROMANCE ✨ Seorang gadis yang telah sembuh dari sakit hati, kemudian bertemu dengan pria posesif yang memiliki masalah emosional akibat perceraian kedua orangtuanya saat dirinya masih berusia 7 tahun. Dia menyayangi gadis itu. Namun caranya cukup berbeda membuat gadis itu dilema antara cinta atau obsesi. "Aku kira Tuhan telah memberikan yang terbaik untukku, ternyata aku salah, Tuhan menghadirkan dia untuk membuatku semakin kuat" ❗Di mohon untuk bijak dalam membaca saat mendapatkan cerita dengan rate 21+ ❗❗ Jumat, 3 September, 2021
All Rights Reserved
#542
olivia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Possessive and Psycho Boyfriend [REPOST]
  • LUCKEN
  • 7 Days With Julian
  • DARK ROMANCE DANGER: kumpulan cerpen one-shot [21+]
  • DANGEROUS GAME (Oneshoot)
  • FAYE STORY [21+] | END
  • Obsess with you_(Greshan)[END]
  • AURELLIA; Antagonist Girl [END]
  • TITANIUM [END]
  • Hubungan Toxic?

Follow sebelum membaca "Keluarlah, Sayang! Percuma kau bersembunyi, aku akan menemukanmu!" Febri menendang meja tempat persembunyian Vani dengan kuat hingga membuat meja itu jatuh memporak porandakan hati Vani yang bergemuruh. "Ketemu juga." Vani menjerit kesakitan kala Febri mencengkram bahunya dengan kuat. Rasanya bahu itu hampir copot. Ia memberontak tapi tak mampu membuat cengkraman Febri mengendur. "Mau kabur ke mana lagi? Kamu nggak bakal bisa kabur, because you're mine, Baby ...." Air mata Vani tumpah, ingin menjerit meminta bantuan tapi mulutnya terasa terkunci begitu rapat melihat tatapan mematikan dari Febri. "Sakit, Feb. Lepasin! Ini sakit ...." Gadis itu merintih dengan tangis kian menderas. "Oh, ternyata cengkramanku ini menyakiti gadisku yang bandel. Baiklah karena aku menyayangimu aku akan melepasnya, tapi pilih dulu hadiahmu, Sayang! Pisau atau silet?" Rasanya Vani ingin mati saja. Pilihan yang laki-laki itu berikan tidak ada baiknya. Keduanya sama-sama begitu menyakitkan. Vani tak tahu harus memilih yang mana. "Feb ... aku mohon, aku minta maaf." "Aku terima maafmu, tapi jawab dulu. Kamu mau hadiah menggunakan pisau atau silet?" Published 3 September 2020 - 14 April 2021 Part masih lengkap

More details
WpActionLinkContent Guidelines