sebuah pertanyaan besar terus menghantui pilot tampan yang bernama Richgall Sanoval Aditya. Saat usianya menginjak 26 tahun ia dihadapkan dengan situasi yang cukup merumitkan. Rasa rumit itu dimulai dari saat ibunya dirawat di rumah sakit karena telah menjadi korban percobaan pemerkosaan seorang pria yang bernama Dodi. Meskipun aksi pemerkosaan itu tidak berhasil dilakukan Dodi, namun rupanya cukup membuat Sania Syok dan ketakutan. Karena ternyata Sania mendapatkan kekerasan fisik dari Dodi sehingga menyebabkan luka lebam di bagian tangan dan pipi, bahkan hidung Sania pun berdarah. Selama pemeriksaan Sania stress berat, ia tidak berbicara dan tidak mengatakan apapun. Sania hanya menangis sehingga Dokter terpaksa melakukan pengecekan pada seluruh tubuh termasuk bagian kewanitaannya. Dokter Fani menyampaikan informasi hasil pemeriksaan tersebut kepada Dokter Ali yang sedang menjaga Sania "Alhamdulillah sepertinya pria itu tidak berhasil melakukan aksi pemerkosaan, saya sudah melakukan pemeriksaan dan Bu Sania ini masih perawan, selaput daranya masih utuh belum sobek. Ini hasilnya Dok." Ucap Dokter Fani sambil menyerahkan kertas kepada Dokter Ali. Rupanya kata-kata itu di dengar oleh Richgal pria yang sering dipanggil Richi itu yang sejak dari tadi berdiri di pintu. Richgal begitu terpukul saat mengetahui ibunya masih perawan dan sejak sat itu ia dihantui banyak pertanyaan. "Kalau ibuku masih perawan, bagaimana bisa hamil dan melahirkanku? terus aku anak siapa? Ah ini enggak masuk akal." Dan mulai saat itu Richgall langsung mencari tahu tentang asal usul dirinya, ia menemui pria yang bernama Dodi di penjara dan yang lebih mencengangkan ternyata pria jahat itu adalah ayah kandungnya.
Più dettagli