Demi Sita

Demi Sita

  • WpView
    LECTURAS 106
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, sep 27, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
"Kau pernah jadi segalanya di hidupku, Pras. Tapi sekarang? Tidak lagi." Beban sebagai istri kedua tak sanggup Ia pikul. Ida Ayu Swastika, gadis muda yang hangat, selalu mengira Pras akan berubah demi janji suci mereka. Sikap dingin, kebohongan tersembunyi, hujatan makian, Ia telan mentah-mentah atas nama cinta. "Kau segalanya bagiku. Aku hanya punya kamu..." Semua itu dusta. Dan Ida baru sadar. "Kau ternyata sama seperti perempuan lain. Kau hanya menginginkan uang." Cukup! "Sita boleh gak, tinggal sama Bunda?" Hati Ida mencelos saat bening mata gadis kecil itu menatap lurus kepadanya tanpa ragu. Nala tertegun mendengar perkataan anak semata wayangnya. Jika tak ada orang, Ida sudah jatuh bersimpuh di tanah. Merengkuh pundak mungil dan membenamkan gadis kecil itu pada seluruh kasih yang Ia miliki. Sita datang bagai juru selamat. Di saat Ida berada di jurang tergelap. Dissclaimer: Semua gambar yang ada disini bukan milik penulis. Kecuali dinyatakan sebaliknya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • Wrongful Encounter [COMPLETED]
  • The Baby's Contract✓
  • MAJIKAN'KU JODOH'KU
  • THE FIND LOVE
  • Second Chance (Setialah Bersamaku)
  • Bad Papa
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • A Story Never Told [21+]

Alana Refasya adalah perempuan yang nyaris tak tersentuh, elegan, mandiri, dan dihormati di dunia mode. Di usia 32 tahun, namanya bukan sekadar label, melainkan simbol eksklusivitas yang bertengger di puncak industri. Setiap gaun rancangannya bukan hanya sekadar pakaian, melainkan seni yang membingkai keanggunan. Sosialita, selebritas, bahkan bangsawan berlomba mengenakan karyanya. Wajahnya menghiasi layar-layar raksasa di kota besar, terpampang dalam cahaya gemerlap yang menciptakan ilusi kesempurnaan. Namun, kesempurnaan adalah fatamorgana yang mudah runtuh saat berhadapan dengan kenyataan. Pernikahan dengan Erland Addison membawanya ke dunia yang tak pernah ia kenal sebelumnya, sebuah rumah yang megah, tetapi kehilangan makna sebagai tempat berpulang. Ada sesuatu yang salah di rumah ini. Mereka yang tinggal di dalamnya terlalu terbiasa untuk merasa tidak dicintai. Terlalu lama mengandalkan satu sama lain tanpa pernah benar-benar percaya bahwa mereka tetap membutuhkan sosok ibu atau pasangan hidup. Dan saat itu juga, kenyataan menghantam Alana dengan keras. Keluarga ini telah porak-poranda dalam genggaman perempuan yang seharusnya menjadi tempat pulang mereka. Hancur begitu saja. Mengikis keyakinan bahwa mereka pantas dan layak dicintai. Luka-luka lama mengakar begitu dalam, kepercayaan telah lenyap, dan di dalam rumah ini, rumah yang seharusnya menjadi tempat kembali-tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba masuk. Anak-anak itu menatapnya dengan sorot mata waspada, seakan menunggu saat ia melakukan kesalahan. Mereka tidak butuh ibu baru. Mereka tak ingin percaya lagi. Dan Alana pun sadar... perjalanannya baru saja dimulai. Karena ia tahu, membangun rumah bukan sekadar memiliki dinding dan atap. Bahwa memenangkan hati tidak sesederhana merancang gaun yang sempurna. Dan di tempat ini, di antara hati yang telah lama kehilangan kepercayaan, ia mengerti satu hal, sekadar usaha tidak akan pernah cukup.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido