(Puisi) Asmaraloka

(Puisi) Asmaraloka

  • WpView
    Reads 966
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 68
WpMetadataReadComplete Mon, May 9, 2022
Asmaraloka merupakan puisi-puisi tentang memori rasa, kisah, kasih, kesah, luka, bahagia, harap, kecewa, patah, dewasa, atau apapun sejenisnya kepada sosok-sosok yang pernah singgah ataupun kekasih yang hanya hidup dalam alam imajinasi. Asamaraloka juga puisi-puisi empati yang terinspirasi dari realitas cinta manusia lainnya di bumi yang -tengah atau telah- berjuang melawan kecamuk batinnya dalam hati. Puisi-puisi ini sebuah persembahan atas nama cinta yang bagaimanapun akhirnya akan tetap bermakna. Sajak-sajak ini serupa medium aksara dalam mendewasakan asa dan rasa. Asmaraloka merupakan kumpulan puisi dengan genre romantik yang di tulis sejak tahun 2014 hingga 2020.
All Rights Reserved
#100
asmaraloka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Serangga Asparagus
  • ATMA LARA
  • Aksareya
  • Langit Yang Tak Lagi Biru
  • Segala Tentangmu ❝
  • Fragmen Waktu
  • Rain And Tears [Proses Revisi]
  • ANGKASARAYA
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG

Ini adalah sebuah kisah sederhana tentang makna dari cinta sejati, dan bagaimana Tuhan, dengan takdirnya yang misterius dan penuh kejutan membimbing dan mempertemukan hati sepasang manusia... Ada Airlangga, Airlangga Lazuardi, seorang lelaki "menyebalkan" yang hobi menulis puisi, dan selama 6 tahun, ia selalu menulis puisi-puisi cinta untuk Kirani, perempuan yang ia anggap sebagai cinta sejatinya. Sayang sekali, selama 6 tahun itu pula, Kirani selalu mengacuhkannya, hal yang justru semakin membuat kegigihan Airlangga di dalam memperjuangkan cintanya semakin menjadi-jadi... Ada Laksita, Laksita Dewanti Swastika, seorang perempuan lincah, tomboy, dan multi talenta. Ia suka menulis puisi dan pintar bermain gitar. Ia telah lama memendam cinta kepada seniornya di kampus, Ligar, dan menganggapnya sebagai cinta sejatinya... Dan ada serangga asparagus, seekor serangga aneh yang seakan-akan menjadi personifikasi dari takdir, takdir yang mempertemukan Airlangga dan Laksita dalam pusaran makna cinta sejati, cinta yang sesungguhnya, cinta yang mendekap mereka... Ya, ini hanyalah kisah yang sangat, sangat sederhana, tapi percayalah: kesederhanaan seringkali memiliki kerumitan tersendiri... Catatan: kalau suka jangan lupa bintangnya... Kalau enggak suka, silakan dikritik...

More details
WpActionLinkContent Guidelines