Sweet Seventeen

Sweet Seventeen

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Thu, Oct 27, 2022
Kisah ini bermula dari sebuah kecelakaan, yang membuat dua insan terus dipertemukan oleh takdir. Pertemuan mereka diawali dengan hujan, apakah perpisahan mereka juga akan diakhiri dengan hujan? Rintikan air itu datang seakan memberi pertanda bahwa akan ada seseorang yang pergi. Entah pergi kepada sang pencipta, atau pergi karena takdir yang memisahkan. Tidak semua yang berulang tahun, akan memiliki umur yang panjang. Akankah semesta menginjinkannya untuk hidup sampai akhir hidup yang bahagia? Narasi ini kupersembahkan untuk kalian yang ingin menemukan jawabannya.
All Rights Reserved
#407
haechan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alamanda (Telah Terbit)
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • My Childish Wife [TAMAT]
  • Imam Pilihan Appa [end]
  • Suck It and See (Complete)
  • Love Choice (End)
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Dua cangkir satu Meja

Fiksi ini bercerita tentang kehidupan Alam yang penuh derita. Sejak kecil ia sudah menjadi gelandangan dengan kecacatan yang menambah kesulitan hidupnya. Setelah beberapa kali Alam mencoba untuk bunuh diri, ia selalu selamat. Namun, ketika ada satu hal yang membuatnya merasa lebih baik untuk melanjutkan kehidupan, ia justru mengalami kecelakaan yang tak diinginkannya. Seiring berjalannya waktu, Alam berhasil memperbaiki hidupnya walau pada akhirnya ia harus kehilangan wanita yang sangat dicintai olehnya. Bukan hanya Alam. Si cantik Manda juga merasakan derita yang serupa. Luka membuatnya menganggap bahwa mengakhiri hidup adalah jalan keluar satu-satunya. Menjadi seorang pelacur tentu bukan cita-citanya. Sayangnya, ia terjebak di keadaan pedih tersebut dengan perasaan yang kian tersiksa. Manda terus berusaha untuk keluar dari dunia bak penjara itu, apapun yang terjadi, bagaimanapun luka yang tercipta ia yakin bahwa peluang untuk bahagia masih ada untuknya. Alam: Aku merasa telah menjadi sampah dunia yang tak berguna. Juga seperti abu yang sudah terbakar berkali-kali. Pernah aku mencoba untuk mengakhiri hidup. Sekali, dua kali, tiga kali, tapi aku selalu selamat. Lalu aku kembali menabrakkan diri dan menjatuhkan diriku yang cacat dari ketinggian serta menelan racun. Aku, tetap selamat. Cahaya putih dapat kulihat lagi saat aku terbangun. Jika orang lain berbahagia karena masih berkesempatan untuk hidup di dunia, aku justru merasa tersiksa setiap kali gagal membuang nyawaku. Manda: Lima tahun setelah pernikahan Ayah dan ibuku, lahirlah aku. Bayi perempuan yang katanya tidak pernah diharapkan oleh ayahku. Aku tidak mampu mengingat banyak hal tentang kehidupan masa kecilku. Tapi peristiwa mengerikan yang pertama adalah di saat aku berusia 14 tahun. Aku dipaksa menjadi seorang pelacur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines